Sabtu, 26 Sep 2026 18:36 WIB

DPRD Surabaya Minta Kaji Ulang Proyek Strategis Pemkot yang Gunakan Dana Pinjaman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 07 Mei 2026 20:43 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/Selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/Selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menyoroti rencana pembiayaan alternatif tahap II yang akan ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Menurutnya, skema pinjaman daerah tersebut harus benar-benar diarahkan untuk proyek strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

Baca Juga: Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Fathoni menjelaskan, plafon pembiayaan yang sebelumnya dibahas bersama Badan Anggaran mencapai Rp1,2 triliun.

Dari jumlah itu, realisasi tahap awal melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sekitar Rp885 miliar untuk dua proyek.

Selain itu, pembiayaan dari Bank Jatim juga mencapai sekitar Rp400 miliar.

“Yang di PT SMI itu waktu rapat dengan Badan Anggaran plafonnya Rp1,2 triliun. Yang kemarin baru sekitar Rp800 miliar lebih untuk dua proyek,” sebut Fathoni, Kamis (7/5/2026).

Ia menyatakan bahwa DPRD memahami diskursus yang berkembang di tengah masyarakat terkait kebijakan utang daerah. Masukan datang dari kalangan akademisi hingga mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Karena itu, DPRD meminta Pemkot melakukan kajian menyeluruh sebelum masuk ke tahap berikutnya, baik dari sisi hukum maupun studi kelayakan proyek.

“Kami mendorong Pemkot agar proyek-proyek strategis yang dibiayai pembiayaan alternatif ini benar-benar menjadi trigger pertumbuhan ekonomi,” jelas Fathoni.

Menurutnya, sebagian besar dana pinjaman PT SMI digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan baru.

Baca Juga: ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Di antaranya jalur Wiyung-Menganti dan akses penghubung Karangpilang menuju wilayah perbatasan Surabaya-Sidoarjo.

Selain itu, proyek juga mencakup penerangan jalan umum yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi di kawasan baru.

Fathoni mencontohkan perkembangan kawasan Jalan Merr yang sebelumnya didominasi lahan rawa dan sawah.

Setelah dibangun jalan, kawasan tersebut kini berubah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan banyaknya usaha yang bermunculan.

“Dulu kawasan Merr itu rawa dan sawah. Begitu dibangun jalan, sekarang menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Fathoni juga menilai persoalan utama kota besar seperti Surabaya saat ini adalah banjir dan kemacetan.

Karena itu, pembangunan jalan baru, pelebaran jalan, hingga penguatan sistem drainase dinilai mendesak.

“Kalau banjir, pemerintah kota harus terus berinovasi agar aliran air hujan cepat menuju sungai dan laut, sehingga tidak menggenangi wilayah Surabaya,” tandasnya.

Fathoni berharap seluruh proyek yang dibiayai melalui pinjaman daerah tidak berhenti pada dokumen kajian, tetapi benar-benar terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi warga Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.

Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Penyidik telah memeriksa sekitar 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.

Dittipidsiber Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online 1 Triliun di Thailand

Proses penangkapan dilakukan bersama Divisi Hubungan Internasional Polri, Kepolisian Thailand, dan Imigrasi Thailand.

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.