Kamis, 03 Sep 2026 14:33 WIB

PDIP Rapikan Struktur di DPRD Surabaya, Anas Karno Masuk Komisi A dan Banggar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Mei 2026 22:04 WIB
Anggota DPRD Surabaya lewat PAW Anas Karno. (Dok. Istimewa).
Anggota DPRD Surabaya lewat PAW Anas Karno. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya mulai merapikan komposisi alat kelengkapan dewan (AKD) bersamaan dengan proses pengisian kursi Ketua DPRD yang kosong pasca wafatnya Adi Sutarwijono.

Dalam penataan itu, Anas Karno dipastikan menempati posisi strategis di Komisi A dan Badan Anggaran (Banggar).

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono mengatakan penempatan Anas Karno telah disiapkan sesuai mekanisme internal fraksi dan tata tertib dewan.

“Pak Anas masuk di jajaran anggota fraksi, kemudian di Badan Anggaran dan di Komisi A. Untuk posisi pimpinan di komisi, itu mekanismenya dipilih melalui rapat internal komisi,” sebut Budi Leksono usai rapat fraksi, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, masuknya Anas ke Banggar menjadi bagian dari penyesuaian komposisi setelah posisi tersebut sebelumnya diisi Syaifuddin Zuhri, yang diproyeksikan menjadi Ketua DPRD Surabaya definitif.

Budi memastikan seluruh administrasi terkait pergantian pimpinan DPRD telah selesai. Penetapan Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD dijadwalkan dalam rapat paripurna pada Rabu (6/5/2026) besok.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

“Surat-surat sudah masuk, dan secara otomatis nanti ketua Banggar dan Pamus akan dikendalikan oleh ketua DPRD yang baru setelah pelantikan,” jelasnya.

Politisi yang akrab disapa Buleks itu menambahkan, agenda rapat paripurna tidak hanya menetapkan pimpinan DPRD, tetapi juga merampungkan penataan AKD, termasuk penempatan anggota pada komisi-komisi.

Dengan segera terisinya kursi ketua DPRD, ia berharap roda kelembagaan di DPRD Surabaya bisa kembali berjalan maksimal.

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

Sebab, selama posisi pimpinan kosong, sejumlah proses administratif disebut ikut terdampak.

“Kalau ada kekosongan, pasti ada kendala administratif, seperti proses tanda tangan atau distribusi laporan. Harapannya setelah ini, semua bisa lebih tertata dan sinergi antar unsur dewan semakin baik,” tandas Buleks.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.