Senin, 12 Okt 2026 20:12 WIB

Pedagang Pasar Pabean Surabaya Tolak Pembongkaran Stand Unggas, Minta Pembangunan IPAL

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 05 Mei 2026 17:03 WIB
Puluhan pedagang di Pasar Pabean Surabaya saat menggelar aksi penolakan pembongkaran stand unggas. (Foto: Ade/selalu.id).
Puluhan pedagang di Pasar Pabean Surabaya saat menggelar aksi penolakan pembongkaran stand unggas. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Puluhan pedagang menolak rencana pembongkaran stand unggas di Pasar Pabean Surabaya, Selasa (5/5/2026).

Mereka menyampaikan keberatan sekaligus menawarkan solusi penataan pasar melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Baca Juga: Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah

Pantauan di lapangan, para pedagang menggelar aksi damai di area pasar. Mereka menilai pembongkaran bukan solusi tepat karena stand tersebut menjadi sumber penghidupan yang telah ditempati bertahun-tahun.

Koordinator pedagang unggas, Fauzi, mengatakan para pedagang tidak menolak penertiban maupun aturan pemerintah. Namun, mereka meminta kebijakan yang lebih berpihak pada keberlangsungan usaha kecil.

“Kami minta jangan dibongkar, cukup ditertibkan saja. Harapan kami di sini dibuatkan IPAL, agar lebih tertata dan higenis," jelasnya.

Menurut Fauzi, keberadaan IPAL dinilai bisa menjadi jalan tengah antara kepentingan penataan pasar dan kebutuhan pedagang.

Baca Juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak

Selain menjaga kebersihan, fasilitas itu juga dianggap mampu meningkatkan standar kesehatan penjualan unggas di Pasar Pabean.

Selain menolak pembongkaran, para pedagang juga mengajukan syarat apabila relokasi tetap dilakukan.

Mereka meminta pemerintah menyediakan stand pengganti yang sesuai untuk perdagangan unggas serta lokasi baru yang tidak jauh dari Pasar Pabean.

Baca Juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Pedagang khawatir perpindahan ke lokasi yang terlalu jauh akan membuat pelanggan beralih dan berdampak pada penurunan pendapatan.

Hingga siang hari, para pedagang masih bertahan di area pasar sambil menunggu perwakilan pemerintah untuk berdialog.

"Kami berharap rencana pembongkaran dapat dikaji ulang dan diganti dengan konsep penataan yang tetap menjaga roda ekonomi kerakyatan," kata Fauzi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dugaan Video Call Mesra dengan Pria Tersebar, Ruben Onsu Lapor ke Polda Metro Jaya

Saat ini, laporan tersebut telah diterima Polda Metro Jaya dan tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

PSI Surabaya Sebut Bakal Banyak Kader Partai Lain Bergabung Jelang Pemilu 2029

Di tengah dinamika perpindahan kader tersebut, Yuga menyatakan optimistis menghadapi agenda politik atau Pemilu pada 2029.

Puluhan Warga Ajung Jember jadi Korban Arisan-Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Saat ini, korban tengah mengumpulkan seluruh bukti transfer dan catatan transaksi untuk proses verifikasi faktual sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Gabung PSI Surabaya, Eks Kader PDIP Wajib Ikuti Patron Politik Jokowi

Yuga mengatakan PSI menjadikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai patron perjuangan partai, untuk membesarkan partai serta berjuang bagi masyarakat.

Polda Jatim Usut Kasus Dugaan Penipuan Arisan Meow Rp3,5 Miliar

Hingga kini, setidaknya sudah ada delapan orang saksi yang dimintai keterangan, dan polisi berencana memanggil saksi-saksi tambahan dalam waktu dekat.

Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Langkah ini dinilai esensial membangun keseimbangan yang ideal antara tuntutan profesionalisme kerja dan pemenuhan kebutuhan untuk tetap sehat serta bugar.