Selasa, 29 Sep 2026 19:25 WIB

Kejamnya Pembacokan di Sidotopo Surabaya: Celurit Melayang 3 Kali, Korban Langsung Tewas

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 30 Apr 2026 17:18 WIB
Korban pembacokan hingga tewas di Sidotopo Surabaya saat ditutupi sarung. (Foto: Rofik/selalu.id).
Korban pembacokan hingga tewas di Sidotopo Surabaya saat ditutupi sarung. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Polisi hingga kini terus melakukan serangkaian penyelidikan kasus pembacokan yang menewaskan Hasan (36), warga Omben Sampang, Madura di Jalan Sidotopo Gang II, Semampir, Surabaya.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan beberapa saksi, dan juga mengumpulkan barang bukti. Mohon waktu, updatenya nanti kami sampaikan lagi," kata Kanitreskrim Polsek Semampir, Iptu M Suud saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Diketahui, dalam aksi pembacokan tersebut, Hasan mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pundak kiri, perut sebelah kiri dan paha kanannya.

Hasan diketahui baru dua bulan tinggal di kawasan tersebut. Ia menumpang di tempat kos kakak perempuannya di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang II.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai kuli bangunan di kawasan Jalan Sidotopo Sekolahan Gang I.

Saksi mata, Abdul Rochim, mengatakan bahwa sebelum tewas, korban saat itu sedang berjalan menuju ke tempat kerjanya.

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

Namun, saat akan menyeberang rel kereta api, ternyata ia sudah ditunggu empat orang dengan menggunakan dua motor.

"Saat itu korban jalan sendirian ke tempat kerjanya. Biasanya selalu berangkat bertiga sama temannya. Nah, pas itu, dia sudah ditunggu empat orang yang berada di seberang rel," katanya.

Rochim menambahkan, tiga dari empat orang itu kemudian menyeberang dan saat dekat langsung mengeluarkan celurit lalu menyabetkannya ke arah badan korban.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

"Yang membacok (eksekusi) dua orang, satunya hanya mendampingi. Satunya lagi menunggu di sepeda motor," jelasnya.

"Korban setelah disabet celurit itu sempat melarikan diri meminta pertolongan, namun satu pelaku mengejar dan sempat mengarahkan celuritnya ke paha korban, dan akhirnya jatuh" tambah Rochim.

Reporter: Mohammad Rofik 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.

Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Eri menegaskan, jika sekolah membantu menyediakan seragam bagi siswa yang membutuhkan, harganya tidak boleh lebih mahal dibandingkan harga di toko.

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Atas sanksi ini, Kepala BkPSDM Surabaya Ira Tursilawati meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.