Rabu, 12 Agu 2026 01:12 WIB

Kejamnya Pembacokan di Sidotopo Surabaya: Celurit Melayang 3 Kali, Korban Langsung Tewas

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 30 Apr 2026 17:18 WIB
Korban pembacokan hingga tewas di Sidotopo Surabaya saat ditutupi sarung. (Foto: Rofik/selalu.id).
Korban pembacokan hingga tewas di Sidotopo Surabaya saat ditutupi sarung. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Polisi hingga kini terus melakukan serangkaian penyelidikan kasus pembacokan yang menewaskan Hasan (36), warga Omben Sampang, Madura di Jalan Sidotopo Gang II, Semampir, Surabaya.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan beberapa saksi, dan juga mengumpulkan barang bukti. Mohon waktu, updatenya nanti kami sampaikan lagi," kata Kanitreskrim Polsek Semampir, Iptu M Suud saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

Diketahui, dalam aksi pembacokan tersebut, Hasan mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian pundak kiri, perut sebelah kiri dan paha kanannya.

Hasan diketahui baru dua bulan tinggal di kawasan tersebut. Ia menumpang di tempat kos kakak perempuannya di Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang II.

Sehari-hari, ia bekerja sebagai kuli bangunan di kawasan Jalan Sidotopo Sekolahan Gang I.

Saksi mata, Abdul Rochim, mengatakan bahwa sebelum tewas, korban saat itu sedang berjalan menuju ke tempat kerjanya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Namun, saat akan menyeberang rel kereta api, ternyata ia sudah ditunggu empat orang dengan menggunakan dua motor.

"Saat itu korban jalan sendirian ke tempat kerjanya. Biasanya selalu berangkat bertiga sama temannya. Nah, pas itu, dia sudah ditunggu empat orang yang berada di seberang rel," katanya.

Rochim menambahkan, tiga dari empat orang itu kemudian menyeberang dan saat dekat langsung mengeluarkan celurit lalu menyabetkannya ke arah badan korban.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

"Yang membacok (eksekusi) dua orang, satunya hanya mendampingi. Satunya lagi menunggu di sepeda motor," jelasnya.

"Korban setelah disabet celurit itu sempat melarikan diri meminta pertolongan, namun satu pelaku mengejar dan sempat mengarahkan celuritnya ke paha korban, dan akhirnya jatuh" tambah Rochim.

Reporter: Mohammad Rofik 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Penanganan Banjir di Surabaya Masih Setengah Hati, DPRD Bongkar Penyebabnya

Pansus Banjir DPRD Surabaya pun mendorong agar normalisasi saluran menjadi pekerjaan rutin yang wajib dianggarkan, minimal setiap tiga tahun.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.