Selasa, 29 Sep 2026 19:18 WIB

Pembunuhan di Simokerto Surabaya Terungkap: Motifnya Ngeri Banget, Jangan Ditiru

Tersangka AR saat digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. (Dok. Instagram @jatanrassurabaya).
Tersangka AR saat digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. (Dok. Instagram @jatanrassurabaya).

selalu.id - Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Jaiz (51), warga Simokerto, Surabaya, dan mengungkap motif sakit hati terkait dugaan pelecehan terhadap keluarga korban.

Pelaku yang kini sudah ditetapkan tersangka, itu berinisial AR (45), warga Rusun Sombo, Simolawang, Surabaya.

Baca Juga: Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di Sampang, Madura pada Jumat (24/4/2026) lalu.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa topi, jaket, serta sebilah pisau yang digunakan saat melakukan aksi pembunuhan.

Barang bukti tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan lebih lanjut.

Hasil interogasi mengungkap motif tersangka yang nekat menghabisi korban karena dilatarbelakangi rasa sakit hati.

Tersangka mengaku emosi setelah mendengar dugaan bahwa korban hendak menyetubuhi adiknya yang telah bersuami.

“Dia kurang ajar Pak. Dan dia mau meniduri adik saya. Karena adik saya punya suami, dan suami ada di luar kota gitu lo. Saya sakit hati Pak, adik saya kok dibuat kayak gitu,” ungkap tersangka AR.

Tersangka mengaku melakukan penyerangan dengan tiga tikaman yang mengenai bagian leher kiri, kepala, dan dada kanan korban hingga meninggal dunia.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto menjelaskan kronologi kejadian bermula dari laporan dugaan pelecehan yang diterima keluarga tersangka.

Baca Juga: Dompet Boneka Harimau di Balik Rahasia Gelap Peredaran Sabu Jaringan Bangkalan

Informasi tersebut disampaikan oleh seorang anak tersangka berinisial I yang mendatangi korban.

Menurutnya, laporan tersebut berasal dari adik tersangka berinisial W yang mengaku menjadi korban pelecehan oleh korban.

Informasi itu kemudian memicu emosi tersangka hingga berujung pada tindakan kekerasan.

“Tersangka emosi, mencari korban, dan berniat akan melukainya dengan membawa pisau,” jelas Edy, Senin (27/4/2026).

Saat pertama kali mendatangi rumah korban, tersangka tidak menemukan keberadaan korban di lokasi.

Baca Juga: Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Ia sempat meninggalkan tempat tersebut sebelum akhirnya kembali untuk mencari korban pada Kamis (23/4/2026) pagi.

Pada pertemuan berikutnya, tersangka berhasil menemukan korban dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Evan Caesar Ibrahim menyatakan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan terkait kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus tersebut.

“Sementara satu sesuai dengan fakta saat ini. Kalau dari keterangan dan alat bukti, ada peran pelaku lain akan kami informasikan,” katanya.

Polisi saat ini terus mendalami keterangan tersangka dan saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa pembunuhan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.

Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Eri menegaskan, jika sekolah membantu menyediakan seragam bagi siswa yang membutuhkan, harganya tidak boleh lebih mahal dibandingkan harga di toko.

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Atas sanksi ini, Kepala BkPSDM Surabaya Ira Tursilawati meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.