Rabu, 22 Jul 2026 18:02 WIB

Pria di Surabaya Tewas Diserang 4 Orang, Dibacok di Kepala dan Juga Dada

Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).
Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang pria ditemukan tewas usai dibacok sejumlah orang di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya.

Korban diketahui bernama Muhammad Jaiz, berusia 57 tahun. Ia tewas karena terluka parah pada dada dan kepalanya.

Baca Juga: Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) pagi. Kasus ini sekarang tengah diselidiki Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pelaku dipastikan berjumlah empat orang.

Identitas para pelaku telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran oleh Unit Jatanras.

“Terkait perkara pembunuhan, korban dibacok oleh pelaku empat orang. Namun demikian identitas pelaku sudah kami ketahui. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” jelas Edy, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan asmara antara korban dan keluarga para pelaku. Namun, hingga kini polisi masih melakukan pendalaman.

“Untuk motifnya, sementara adalah berkaitan dengan asmara. Tapi masih didalami lagi," kata Edy.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa dua orang saksi.

Dari keterangannya, jumlah pelaku disebut lebih dari dua orang.

Baca Juga: Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

“Informasinya, pelaku lebih dari dua orang. Sudah kami kantongi nama-nama pelakunya, dan saat ini anggota opsnal kami turunkan untuk melakukan penangkapan bersama tim Jatanras," jelasnya.

Kronologi Pembacokan

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian pembacokan, korban sempat terlibat cekcok mulut hingga perkelahian dengan salah satu pelaku di Rusun Sombo sekitar pukul 05.00 WIB.

Selang dua jam kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, korban diserang oleh para pelaku di Jalan Pragoto II hingga mengalami luka fatal.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian melalui pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Baca Juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

“Keterangan saksi, antara jam 5 sampai 7 pagi. Detail jamnya nanti kami akan melihat rekaman CCTV. Yang jadi rumor seperti itu, ada yang sebut karena asmara. Tapi dari pihak yang dimaksud tadi, asmaranya tidak begitu dominan,” papar Kompol Zainur.

Korban mengalami luka bacok di bagian dada serta luka akibat tusukan senjata tajam di kepala.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan autopsi.

“Hasil olah TKP, di dada ada sabetan dan penancapan senjata tajam di kepala. Ada dua luka. Sementara itu dulu. Untuk lengkapnya menunggu hasil autopsi," tandas dia.

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.