Jumat, 18 Sep 2026 12:10 WIB

Pria di Surabaya Tewas Diserang 4 Orang, Dibacok di Kepala dan Juga Dada

Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).
Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang pria ditemukan tewas usai dibacok sejumlah orang di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya.

Korban diketahui bernama Muhammad Jaiz, berusia 57 tahun. Ia tewas karena terluka parah pada dada dan kepalanya.

Baca Juga: Akhir Pelarian Pengedar Pil Koplo di Surabaya Setelah Diteriaki Copet

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) pagi. Kasus ini sekarang tengah diselidiki Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pelaku dipastikan berjumlah empat orang.

Identitas para pelaku telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran oleh Unit Jatanras.

“Terkait perkara pembunuhan, korban dibacok oleh pelaku empat orang. Namun demikian identitas pelaku sudah kami ketahui. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” jelas Edy, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan asmara antara korban dan keluarga para pelaku. Namun, hingga kini polisi masih melakukan pendalaman.

“Untuk motifnya, sementara adalah berkaitan dengan asmara. Tapi masih didalami lagi," kata Edy.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa dua orang saksi.

Dari keterangannya, jumlah pelaku disebut lebih dari dua orang.

Baca Juga: Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

“Informasinya, pelaku lebih dari dua orang. Sudah kami kantongi nama-nama pelakunya, dan saat ini anggota opsnal kami turunkan untuk melakukan penangkapan bersama tim Jatanras," jelasnya.

Kronologi Pembacokan

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian pembacokan, korban sempat terlibat cekcok mulut hingga perkelahian dengan salah satu pelaku di Rusun Sombo sekitar pukul 05.00 WIB.

Selang dua jam kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, korban diserang oleh para pelaku di Jalan Pragoto II hingga mengalami luka fatal.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian melalui pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Keterangan saksi, antara jam 5 sampai 7 pagi. Detail jamnya nanti kami akan melihat rekaman CCTV. Yang jadi rumor seperti itu, ada yang sebut karena asmara. Tapi dari pihak yang dimaksud tadi, asmaranya tidak begitu dominan,” papar Kompol Zainur.

Korban mengalami luka bacok di bagian dada serta luka akibat tusukan senjata tajam di kepala.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan autopsi.

“Hasil olah TKP, di dada ada sabetan dan penancapan senjata tajam di kepala. Ada dua luka. Sementara itu dulu. Untuk lengkapnya menunggu hasil autopsi," tandas dia.

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Man City Bantai Norwich 5-0, Lolos ke Babak 4 Carabao Cup

Nama yang paling mencuri perhatian adalah Floyd Samba. Striker 17 tahun itu menjalani laga debutnya bersama tim utama dan langsung menutupnya dengan 2 gol.

Juventus Bangkit, Hajar NEC Nijmegen 5-0 di Pembuka Liga Europa

Kelima gol Juve dicetak oleh 5 pemain berbeda.

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.