Selasa, 21 Jul 2026 13:39 WIB

Pria di Surabaya Tewas Diserang 4 Orang, Dibacok di Kepala dan Juga Dada

Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).
Lokasi korban diserang 4 orang dengan senjata tajam hingga tewas. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang pria ditemukan tewas usai dibacok sejumlah orang di Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya.

Korban diketahui bernama Muhammad Jaiz, berusia 57 tahun. Ia tewas karena terluka parah pada dada dan kepalanya.

Baca Juga: Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) pagi. Kasus ini sekarang tengah diselidiki Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pelaku dipastikan berjumlah empat orang.

Identitas para pelaku telah dikantongi dan saat ini masih dalam pengejaran oleh Unit Jatanras.

“Terkait perkara pembunuhan, korban dibacok oleh pelaku empat orang. Namun demikian identitas pelaku sudah kami ketahui. Saat ini anggota sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” jelas Edy, Jumat (24/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan asmara antara korban dan keluarga para pelaku. Namun, hingga kini polisi masih melakukan pendalaman.

“Untuk motifnya, sementara adalah berkaitan dengan asmara. Tapi masih didalami lagi," kata Edy.

Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik menambahkan bahwa pihaknya telah memeriksa dua orang saksi.

Dari keterangannya, jumlah pelaku disebut lebih dari dua orang.

Baca Juga: Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

“Informasinya, pelaku lebih dari dua orang. Sudah kami kantongi nama-nama pelakunya, dan saat ini anggota opsnal kami turunkan untuk melakukan penangkapan bersama tim Jatanras," jelasnya.

Kronologi Pembacokan

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian pembacokan, korban sempat terlibat cekcok mulut hingga perkelahian dengan salah satu pelaku di Rusun Sombo sekitar pukul 05.00 WIB.

Selang dua jam kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, korban diserang oleh para pelaku di Jalan Pragoto II hingga mengalami luka fatal.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian melalui pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Baca Juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

“Keterangan saksi, antara jam 5 sampai 7 pagi. Detail jamnya nanti kami akan melihat rekaman CCTV. Yang jadi rumor seperti itu, ada yang sebut karena asmara. Tapi dari pihak yang dimaksud tadi, asmaranya tidak begitu dominan,” papar Kompol Zainur.

Korban mengalami luka bacok di bagian dada serta luka akibat tusukan senjata tajam di kepala.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk dilakukan autopsi.

“Hasil olah TKP, di dada ada sabetan dan penancapan senjata tajam di kepala. Ada dua luka. Sementara itu dulu. Untuk lengkapnya menunggu hasil autopsi," tandas dia.

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.