Selasa, 09 Jun 2026 00:07 WIB

Cara Pemkot Mojokerto Perkuat Peran Keluarga dalam Hadapi Tantangan Mental Anak di Era Digital

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital). (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital). (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membangun ketahanan mental anak menghadapi tantangan era modern.

Hal tersebut ia jelaskan saat sosialisasi PAAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) bertema “Keluarga Hebat, Anak Kuat: Kunci Ketahanan Mental di Era Modern oleh Pokja 1 TP PKK Kota Mojokerto” di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Kota Mojokerto, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menekankan bahwa keluarga khususnya ibu, merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak.

Di tengah pesatnya digitalisasi, orang tua dituntut adaptif agar tidak keliru dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Ibu-ibunya harus melek digital terlebih dahulu sebelum mengajarkan kepada anak-anaknya. Bagaimana kita bisa memberikan pendidikan yang baik kalau kita sendiri tidak paham,” jelasnya.

Ning Ita menambahkan, komunikasi menjadi kunci utama dalam keberhasilan pola asuh. Banyak permasalahan remaja berakar dari tidak terbangunnya komunikasi yang baik antara orang tua dan anak di dalam keluarga.

Baca Juga: Sambut HUT ke-108, Kota Mojokerto Gelar Doa dan Pengajian Bersama Gus Iqdam

“Kegagalan komunikasi antara orang tua dan anak menjadi dasar munculnya berbagai kenakalan remaja. Kalau komunikasinya nyambung, anak akan menjadikan orang tua sebagai tempat bercerita,” paparnya.

Sebagai upaya nyata, Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan program Sekolah Orang Tua Remaja (STAR) untuk memperkuat komunikasi orang tua dan anak, khususnya usia remaja.

Program ini dilaksanakan hingga tingkat kelurahan dengan melibatkan tenaga profesional seperti psikolog dan menyasar pasangan ibu dan anak guna membangun hubungan yang lebih harmonis.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, menyoroti kompleksitas tantangan keluarga saat ini, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi hingga berkurangnya intensitas komunikasi dalam keluarga.

Baca Juga: Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

“Komunikasi adalah jembatan utama dalam keluarga. Anak yang kuat lahir dari keluarga yang sehat secara emosional, yaitu keluarga yang mampu saling mendengar, menguatkan, dan menyelesaikan persoalan dengan kasih sayang,” ungkapnya.

Lina menegaskan pentingnya peran PKK, khususnya Pokja 1, sebagai garda terdepan dalam pembinaan keluarga dan penguatan pola asuh anak. Keterlibatan aktif kader hingga tingkat kelurahan menjadi kunci keberhasilan program.

Kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dr. Rasyid Salim selaku psikiater, yang memberikan wawasan terkait kesehatan mental serta strategi pola asuh yang tepat dalam menghadapi tantangan era modern.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Pengujian pondasi melalui test pile menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi tanah sesuai dengan kebutuhan desain konstruksi yang telah direncanakan.

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Kasus tersebut saat ini masih diproses aparat penegak hukum, termasuk penelusuran terhadap agen yang diduga terlibat dalam perekrutan pekerja.

Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Saat ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan penyidikan untuk menangkap satu pelaku yang masih buron.

Awas! Ada Razia Kendaraan Besar-besaran di Surabaya hingga Akhir Tahun 2026

Salah satu titik operasi berlangsung di Jalan Ir Soekarno (MERR). Kegiatan serupa akan digelar bergilir di lima wilayah Surabaya hingga akhir tahun 2026.