Rabu, 22 Jul 2026 18:31 WIB

Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jatim 2026 Dibuka di Mojokerto, Total 350 Atlet Terlibat

Salah satu pertandingan dayung kejurprov.
Salah satu pertandingan dayung kejurprov.

selalu.id - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026 resmi dibuka di kawasan Taman Bahari Mojopahit, Kota Mojokerto, pada Sabtu (18/4). Ajang bergengsi ini diikuti 12 kabupaten/kota dengan total sekitar 350 atlet dan 566 slot pertandingan.

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur, M Hadi Wawan Guntoro. Suasana semakin semarak ketika para kontingen unjuk kemampuan dalam melajukan perahu naga di Sungai Ngotok.

Baca Juga: Mojotirto Festival 2026 Digelar, Simbol Identitas Budaya Bumi Majapahit

Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menjelaskan bahwa penyelenggaraan kejurprov tahun ini dikolaborasikan dengan Mojotirto Festival yang merupakan agenda tahunan Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia.

“Tahun ini Hari Air Sedunia bertepatan dengan lebaran, sehingga kita sepakat untuk menunda. Alhamdulillah dalam waktu dekat ada pelaksanaan Kejurprov, dan karena keduanya sama-sama berkaitan dengan air, maka kita gabungkan,” jelas Cak Sandi sapaan akrab Wawali.

Menurutnya, penggabungan dua agenda ini juga mempertimbangkan efisiensi serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM. “Selain efisiensi, kita ingin mengkapitalisasi UMKM agar mereka mendapatkan keuntungan dan kepercayaan diri dari setiap kegiatan yang kita selenggarakan. Ini menjadi tantangan bagaimana dua acara ini bisa sama-sama terasa dan saling menguatkan,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto dan BNNK Sosialisasi Narkotika, Wawali: Jangan Pernah Coba, Bahayanya Jelas!

Sementara itu, Kadispora Jawa Timur, M Hadi Wawan Guntoro, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Ia menyebut terdapat tiga fokus utama yang menjadi arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pertama, mendorong masyarakat sehat melalui olahraga. Kedua, mendorong prestasi. Ketiga, bagaimana olahraga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan sport industry menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur ini merupakan hasil kolaborasi antara Dispora Jawa Timur dan organisasi dayung daerah.

Baca Juga: Jelang Mojotirto 2026, Wali Kota Mojokerto Bersepeda ke TBM untuk Kerja Bakti

“Kami berharap seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaik. Kegiatan ini diharapkan memberi manfaat tidak hanya bagi daerah, tetapi juga bagi atlet dan keluarganya,” jelas Hadi.

Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 20 April 2026 di Sungai Ngotok, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Dengan mempertandingkan 24 nomor lomba yang terbagi dalam kategori U-15, U-18, dan Open. Ajang ini diharapkan menjadi momentum penting dalam meningkatkan prestasi olahraga dayung sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.