Minggu, 18 Okt 2026 21:56 WIB

Dear Warga Surabaya: Segera Cek dan Perbarui DTSEN, Ini Risikonya Bila Diabaikan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Apr 2026 19:04 WIB
Ilustrasi warga mengecek DTSEN. (Dok. Istimewa).
Ilustrasi warga mengecek DTSEN. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau warga segera mengecek dan memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menghindari pembatasan akses layanan publik.

Melalui laman resmi Pemkot, warga dapat memastikan status kependudukan sekaligus melakukan konfirmasi data agar tetap valid dan terintegrasi dalam sistem layanan.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Eddy Christijanto menyampaikan hingga batas akhir 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 4.040 kepala keluarga (KK) telah melakukan konfirmasi mandiri.

“Warga kami dorong segera melakukan pengecekan. Konfirmasi diperlukan agar status dapat diverifikasi dan layanan tetap bisa diakses,” jelasnya, Selasa (14/4/2026).

Pemkot menyediakan layanan konfirmasi secara daring untuk memudahkan masyarakat melakukan pembaruan data.

Setelah proses verifikasi dinyatakan memenuhi ketentuan, akses layanan publik akan kembali dipulihkan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Namun demikian, Pemkot juga menegaskan adanya konsekuensi bagi warga yang tidak terdata dalam survei DTSEN atau tidak memenuhi kewajiban administratif tertentu, termasuk kewajiban pemberian nafkah anak pasca perceraian sesuai putusan pengadilan.

Dalam kondisi tersebut, Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan dibatasi sementara dari akses berbagai layanan publik yang terintegrasi dalam sistem Pemkot Surabaya.

Pembatasan ini berdampak pada sejumlah layanan penting, mulai dari fasilitas kesehatan yang terhubung dengan BPJS, layanan perizinan, hingga pengajuan surat keterangan tidak mampu.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Eddy menegaskan, kebijakan ini bersifat sementara dan warga tetap memiliki kesempatan untuk memperbarui data kapan saja, baik secara daring maupun melalui kantor kelurahan.

“Validitas DTSEN menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar program pembangunan berjalan efektif pada 2026 hingga 2027,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.