Senin, 06 Jul 2026 08:48 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Jember Fawait Genjot Sektor Pertanian

Bupati Jember Muhammad fawait saat menghadiri acara bunga desaku di Kecamatan Mumbulsari. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad fawait saat menghadiri acara bunga desaku di Kecamatan Mumbulsari. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mengakselerasi pembangunan sektor pertanian sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan.

Komitmen ini ditegaskan Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menghadiri kegiatan bersama masyarakat di Kecamatan Mumbulsari, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Pasti Mapan, Inovasi Dispendukcapil Jember dalam Permudah Urusan Dokumen Kependudukan

Fawait menyampaikan bahwa pertanian memiliki posisi krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah kini memprioritaskan berbagai program yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah peningkatan alokasi anggaran sektor pertanian pada tahun 2025.

Anggaran tersebut disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Jember, hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pertanian menjadi fondasi penting pembangunan daerah. Dengan dukungan anggaran yang maksimal, kami yakin Jember bisa menjadi salah satu daerah penopang pangan nasional,” jelas Fawait.

Program Optimalisasi Lahan (Oplah) menjadi salah satu fokus utama dalam kebijakan tersebut.

Luas cakupan program ini meningkat signifikan dari sekitar 5.000 hektare menjadi 8.000 hektare.

"Peningkatan ini diharapkan mampu mendongkrak frekuensi tanam dan hasil panen petani," katanya.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Beasiswa Pendidikan pada Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian

Selain itu, Pemkab Jember juga menyalurkan bantuan berupa pompa air dan alat mesin pertanian untuk meningkatkan efisiensi kerja di sektor pertanian,

Dukungan ini dinilai penting untuk mempercepat proses produksi serta menekan biaya operasional petani.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah lebih memprioritaskan program Oplah dibanding pembangunan Jalan Usaha Tani.

"Kebijakan ini diambil karena dampaknya dinilai lebih langsung terhadap peningkatan produksi pangan," papar Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.

Tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, Pemkab Jember juga mendorong petani untuk lebih mandiri melalui pengembangan pupuk organik.

Baca Juga: Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Upaya ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Sementara itu, untuk memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan tepat sasaran, pengawasan diperketat dengan melibatkan masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola pertanian yang transparan dan akuntabel.

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis sektor pertanian akan semakin kuat dan mampu mengantarkan Jember sebagai salah satu lumbung pangan nasional di masa mendatang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Konser Denny Caknan di Eks Hi-Tech Mall Surabaya Membludak, Pagar Besi Sampai Jebol

Jebolnya pager ini disebabkan banyaknya penonton yang merangsek masuk ke dalam area konser yang digratiskan itu.

75 LC Diamankan di Warung Pangku Jabon Sidoarjo Ternyata Banyak Dari Kota Ini

Dari puluhan LC tersebut, hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan satu di antaranya terindikasi menderita sifilis atau raja singa.

Adu Nasib di Surabaya, Arek Blitar Malah Masuk Penjara

Kini, tersangka HL telah diamankan di Polsek Pabean Cantikan Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami pelaku lain.

Enam Kapolda Berganti, Berikut Daftarnya

Irjen Pol Isir mengatakan mutasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pengembangan sumber daya manusia.

Pemkab Sidoarjo Perkuat Gerakan Masyarakat Lawan Narkoba dalam Peringatan HANI 2026

Kepedulian warga di lingkungan RT, RW, hingga desa juga dinilai menjadi benteng awal untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.

Warga Surabaya Menjerit soal Debu Proyek Drainase, DSDABM Siapkan Sanksi Tegas pada Kontraktor

Apabila teguran pertama tidak dipatuhi, DSDABM Surabaya akan meningkatkan sanksi sesuai ketentuan dalam kontrak kerja.