Rabu, 19 Agu 2026 23:49 WIB

Adu Nasib di Surabaya, Arek Blitar Malah Masuk Penjara

Tersangka HL saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Pabean Cantikan Surabaya).
Tersangka HL saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Pabean Cantikan Surabaya).

selalu.id - Peribahasa pagar makan tanaman tampaknya tepat menggambarkan ulah HL (36), seorang karyawan Toko Emas UBS di Pasar Atom, Surabaya. 

Setelah dipercaya menjaga toko saat teman-temnnya makan siang, ia justru memanfaatkan kesempatan itu untuk mencuri perhiasan emas.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Namun, kesenangan HL mendapatkan emas itu tak berjalan lama. Itu setelah ia diamankan Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya.

HL disergap saat baru turun dari kapal di pelabuhan usai kembali dari Halmahera, Maluku Utara.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo mengatakan, tersangka sempat melarikan diri ke kampung halamannya di Blitar sebelum berpindah ke Halmahera untuk menghindari kejaran polisi. 

"Kami tangkap sesaat setelah tersangka turun dari kapal di pelabuhan, setelah kami mendapat informasi ia hendak kembali ke Jawa Timur pada pertengahan Juni lalu," kata Eko, Minggu (5/7/2026).

Eko menjelaskan, pencurian emas itu terjadi pada Selasa (26/5/2026). Saat itu, beberapa karyawan hendak meninggalkan toko untuk makan siang dan meminta tersangka HL menjaga toko

Kepercayaan tersebut justru dimanfaatkan HL. Berdasarkan hasil penyidikan, HL membuka laci di bawah etalase kaca yang berisi perhiasan, lalu mengambil beberapa cincin emas dalam dua kesempatan dan memasukkannya ke dalam saku celana.

Baca Juga: Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

Tidak berhenti di situ, HL juga mengambil gelang emas dari laci yang sama sebelum kembali duduk di tempatnya seolah tidak terjadi apa pun.

Aksi tersebut baru diketahui pada sore hari ketika pihak toko melakukan pengecekan stok perhiasan. Setelah dipastikan sejumlah barang hilang, pihak manajemen langsung melapor ke Polsek Pabean Cantikan.

Saat itu pula, HL sudah menghilang dari tempat kerja dan tidak lagi dapat dihubungi.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Polisi juga mengungkap bahwa seluruh perhiasan hasil curian telah dijual pelaku di wilayah Blitar.

Baca Juga: Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

"Perhiasan emas yang dicuri sudah dijual oleh tersangka di wilayah Blitar. Pengakuannya laku sekitar Rp30 juta. Uang tersebut yang kemudian digunakannya selama masa pelarian," beber Eko.

Kini HL telah diamankan di Polsek Pabean Cantikan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya sisa hasil penjualan maupun pihak lain yang terlibat dalam penjualan perhiasan curian tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Hutan di Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Dampak dari insiden kebakaran ini, akses pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu (19/8) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Waspada! Ini Tanda Kenapa Batuk Tak Kunjung Sembuh, Jangan Disepelekan

Apabila Anda mengalami batuk persisten yang tak kunjung membaik, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.

Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026, Arif Fathoni, mengatakan panitia turut memeriksa penataan zona suporter serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.