Sabtu, 10 Okt 2026 19:33 WIB

Adu Nasib di Surabaya, Arek Blitar Malah Masuk Penjara

Tersangka HL saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Pabean Cantikan Surabaya).
Tersangka HL saat diamankan polisi. (Dok. Polsek Pabean Cantikan Surabaya).

selalu.id - Peribahasa pagar makan tanaman tampaknya tepat menggambarkan ulah HL (36), seorang karyawan Toko Emas UBS di Pasar Atom, Surabaya. 

Setelah dipercaya menjaga toko saat teman-temnnya makan siang, ia justru memanfaatkan kesempatan itu untuk mencuri perhiasan emas.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Namun, kesenangan HL mendapatkan emas itu tak berjalan lama. Itu setelah ia diamankan Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Surabaya.

HL disergap saat baru turun dari kapal di pelabuhan usai kembali dari Halmahera, Maluku Utara.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo mengatakan, tersangka sempat melarikan diri ke kampung halamannya di Blitar sebelum berpindah ke Halmahera untuk menghindari kejaran polisi. 

"Kami tangkap sesaat setelah tersangka turun dari kapal di pelabuhan, setelah kami mendapat informasi ia hendak kembali ke Jawa Timur pada pertengahan Juni lalu," kata Eko, Minggu (5/7/2026).

Eko menjelaskan, pencurian emas itu terjadi pada Selasa (26/5/2026). Saat itu, beberapa karyawan hendak meninggalkan toko untuk makan siang dan meminta tersangka HL menjaga toko

Kepercayaan tersebut justru dimanfaatkan HL. Berdasarkan hasil penyidikan, HL membuka laci di bawah etalase kaca yang berisi perhiasan, lalu mengambil beberapa cincin emas dalam dua kesempatan dan memasukkannya ke dalam saku celana.

Baca Juga: PN Surabaya Kabulkan Gugatan Pembeli Apartemen Trans Icon di Surabaya

Tidak berhenti di situ, HL juga mengambil gelang emas dari laci yang sama sebelum kembali duduk di tempatnya seolah tidak terjadi apa pun.

Aksi tersebut baru diketahui pada sore hari ketika pihak toko melakukan pengecekan stok perhiasan. Setelah dipastikan sejumlah barang hilang, pihak manajemen langsung melapor ke Polsek Pabean Cantikan.

Saat itu pula, HL sudah menghilang dari tempat kerja dan tidak lagi dapat dihubungi.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Polisi juga mengungkap bahwa seluruh perhiasan hasil curian telah dijual pelaku di wilayah Blitar.

Baca Juga: Investasi Surabaya jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Lapangan Kerja, Tembus Rp23,6 T

"Perhiasan emas yang dicuri sudah dijual oleh tersangka di wilayah Blitar. Pengakuannya laku sekitar Rp30 juta. Uang tersebut yang kemudian digunakannya selama masa pelarian," beber Eko.

Kini HL telah diamankan di Polsek Pabean Cantikan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya sisa hasil penjualan maupun pihak lain yang terlibat dalam penjualan perhiasan curian tersebut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Ke depan, ekspansi bisnis diharapkan berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum dan peningkatan kualitas layanan jemaah.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.

Top 5 Berita: Frontage Road Buduran Bisa Nikmati Sunset Sambil BBQ'an 

Berita yang banyak dibaca sangat bervariatif

Hasil Super League Persebaya vs Isenmulang Kalteng FC, Bajol Ijo Menang Tipis

Tambahan 3 poin ini mendongkrak posisi Persebaya Surabaya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut satu poin dari Persija.