Minggu, 01 Nov 2026 12:53 WIB

Siap-siap, Kantor Kelurahan Hingga PD di Surabaya Bakal Dapat Bendera Putih dan Hitam Dari Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Apr 2026 13:14 WIB
Penilaian program Indonesia Asri di Kantor Kelurahan Alun-alun Contong Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Penilaian program Indonesia Asri di Kantor Kelurahan Alun-alun Contong Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menerapkan penilaian mendadak terhadap kantor pelayanan publik, dari kelurahan hingga perangkat daerah.

Hasilnya, kantor dengan kinerja terendah akan diberi “bendera hitam” sebagai bentuk evaluasi terbuka.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Tak hanya itu, Pemkot menggencarkan penilaian kualitas kantor pelayanan publik melalui program aspek ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).

Program ini menyasar seluruh kantor kelurahan, kecamatan hingga perangkat daerah (PD), dengan metode inspeksi mendadak.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya, Tundjung Iswandaru mengatakan kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait standar lingkungan instansi pemerintah.

“Penilaian ini dilakukan untuk memastikan kantor pelayanan publik memenuhi standar aman, sehat, bersih, dan indah,” katanya, Selasa (7/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pemkot membentuk tim juri independen yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur, Ikatan Arsitek Jawa Timur, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur, hingga akademisi.

Setiap tim melakukan penilaian sesuai bidangnya, mulai dari aspek keamanan, kebersihan, hingga tata ruang dan keasrian lingkungan kantor.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Hasil penilaian akan diumumkan secara berkala setiap bulan. Kantor dengan nilai terbaik akan mendapat “bendera putih”, sementara lima kantor dengan nilai terendah akan diberi “bendera hitam”.

“Ini agar masing-masing tahu kondisinya. Kalau kurang baik, bisa segera diperbaiki,” jelas Tundjung.

Penilaian dilakukan tanpa pemberitahuan jadwal, sehingga seluruh kantor dituntut siap setiap saat.

Tim juri disebut memeriksa secara detail, mulai dari kebersihan hingga kesesuaian dengan standar operasional prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

Saat ini, penilaian difokuskan pada tingkat kelurahan dan kecamatan. Namun, ke depan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) akan menjadi sasaran evaluasi.

Pemkot menegaskan, program ini bukan sekadar kompetisi simbolik, melainkan upaya mendorong peningkatan kualitas layanan publik.

“Harapannya masyarakat bisa lebih nyaman saat mengakses layanan. Tapi kami juga minta warga ikut menjaga kebersihan di lingkungan kantor pelayanan,” tegas Tundjung.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.