Rabu, 22 Jul 2026 04:17 WIB

Bupati Jember Fawait Tegaskan Pelayanan Publik yang Utama Meski Efesiensi

Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menggelar program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Mumbulsari, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Dalam sambutannya, Fawait menegaskan bahwa kebijakan efisiensi yang saat ini diterapkan bukan berarti menghentikan program-program pelayanan publik yang telah berjalan.

Sebaliknya, efisiensi dilakukan dengan mengoptimalkan operasional agar pelayanan tetap maksimal dan tepat sasaran.

“Efisiensi bukan berarti menghapus program. Yang kita lakukan adalah mengatur ulang agar lebih hemat, tetapi manfaatnya tetap dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Gus fawait ini menyampaikan, pelaksanaan program Bunga Desaku kali ini juga mengedepankan efisiensi energi, khususnya dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

"Seluruh rombongan OPD berangkat bersama menggunakan mini bus gun menekan konsumsi BBM, sekaligus meningkatkan efektivitas koordinasi," jelasnya.

Baca Juga: Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Melalui kegiatan ini, berbagai layanan publik dihadirkan langsung di tengah masyarakat desa.

Layanan tersebut meliputi administrasi kependudukan, sosialisasi Universal Health Coverage (UHC), pasar murah, hingga penyaluran bantuan sembako.

Gus Fawait mengatakan bahwa konsep pelayanan langsung di desa ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sehingga mereka dapat memperoleh layanan yang setara dengan di wilayah perkotaan tanpa harus menempuh jarak jauh.

Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

“Negara harus hadir sampai ke desa. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama, baik di kota maupun di desa,” tegasnya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, program ini juga dirancang sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan serta mengendalikan inflasi di Kabupaten Jember.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Jember berharap program Bunga Desaku tidak hanya menjadi sarana pelayanan, tetapi juga instrumen strategis dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat secara merata.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.