Minggu, 19 Jul 2026 22:16 WIB

Tawuran Antar Gangster Pecah di Gubeng Surabaya, 8 Remaja hingga Sajam Diamankan

Dua remaja bersajam yang terlibat tawuran di Gubeng Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polrestabes Surabaya).
Dua remaja bersajam yang terlibat tawuran di Gubeng Surabaya saat diamankan polisi. (Dok. Polrestabes Surabaya).

selalu.id - Tawuran antar gangster terjadi di Jalan Prof Dr. Moestopo, Gubeng, Surabaya pada Minggu (5/4/2026) dini hari.

Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya yang terjun ke lokasi mengamankan delapan remaja yang membawa senjata tajam jenis celurit, sementara lainnya kabur.

Baca Juga: Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Tawuran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, itu membuat panik warga dan pengendara yang melintas.

Kasubnit Jatanras, Ipda Yosan membenarkan telah mengamankan delapan orang yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

"Yang diamankan ada 8 orang. Tapi yang terpenuhi unsur tindak pidana ada 2 anak di bawah umur membawa sajam," sebutnya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Yosan menyebut, dua remaja yang membawa senjata tajam itu berinisial EBS (17) dan ABS (17). Keduanya asal Surabaya.

Untuk pelaku lainnya, penyidik masih mendalami keterangan masing-masing pelaku untuk mengetahui sejauh mana keterlibatannya.

"Itu yang sudah pasti pelaku pembawa sajam kami proses. Untuk keterlibatan yang lain, masih kami dalami dulu," jelasnya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Sementara itu, Kanit Turjawali Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Ipda Doni Nugraha menambahkan, dari pengakuan kedua pelaku yang ditangkap, rata-rata para pelaku berusia remaja yang notabene masih sekolah.

“Iya ada dua. Kelompok gangster. Itu rata-rata anak SMA. Ya ngajak ketemuan musuhnya itu di depan SMA 4,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.