Dinkes Surabaya Ungkap Menu Penyebab Keracunan Massal Meski Sampel Tak Lagi Ada
- Penulis : Ade Resty
- | Minggu, 05 Apr 2026 16:32 WIB
selalu.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mengungkap jenis makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal usai acara hajatan di Sidokapasan, Kecamatan Simokerto.
Namun, hingga kini petugas tidak menemukan sampel makanan untuk diuji karena kejadian baru dilaporkan beberapa hari setelah konsumsi.
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Kepala Dinkes Surabaya, Billy Daniel Messakh, menyebut makanan yang dikonsumsi warga berupa nasi berkat dengan menu nasi putih, tumis buncis, ayam bumbu merah, mie bihun goreng, dan acar.
“Jenis makanannya kita tahu, tapi sampelnya tidak ada karena dimakan tanggal 31 dan gejala baru muncul belakangan,” ujar Billy, saat dihubungi selalu.id, Minggu (5/4/2026).
Ia menjelaskan, makanan tersebut dimasak secara mandiri oleh keluarga yang menggelar hajatan, bukan dari jasa katering. Bahan baku dibeli dari pasar lalu diolah sendiri oleh warga. “Mereka beli dari pasar, bahan mentah, lalu diolah sendiri di rumah,” jelasnya.
Dari hasil pendataan sementara, total 21 warga mengalami gejala keracunan. Sebanyak 17 orang menjalani rawat jalan, sementara 4 lainnya harus dirawat inap di rumah sakit.
“Update-nya masih dirawat ada 4 orang, 2 di RSUD dr soewandhie, 1 orang di Al Irsyad dan satu orang di PHC,” ungkapnya.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
Lebih lanjut Billy menyebut gejala mereka yang keracunan muncul rata rata-rata mual, muntah, diare, pusing, dan lemas.
Sebelumnya, kasus ini terjadi setelah warga menghadiri acara tahlilan pada Selasa (31/3/2026) malam. Gejala keracunan mulai dirasakan sehari setelahnya, namun laporan baru masuk ke pihak berwenang pada Sabtu (4/4/2026).
Kapolsek Simokerto, Zainur Rofik, mengatakan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan.
Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam
“Masih kita lidik dari apa makannya, nanti kita koordinasikan dengan rumah sakit dan pihak terkait,” ujarnya.
Berdasarkan data kepolisian, sekitar 70 orang menghadiri acara tersebut. Dari jumlah itu, puluhan warga dilaporkan mengalami gejala keracunan, dengan sebagian harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.
Editor : Redaksi
