Selasa, 08 Sep 2026 10:31 WIB

Demo Supir Truk Berhasil, Pemprov Jatim Kabulan Beberapa Tuntutan Soal ODOL

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Mar 2022 18:31 WIB
Demo supir truk di Surabaya
Demo supir truk di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menanggapi tuntutan aksi demo ratusan sopir truk ODOL bersama Polda Jatim dan stakeholder terkait dengan menggelar audiensi bersama perwakilan massa di Kantor Dishub Jatim, Jumat (11/3/2022).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, tidak ada penindakan jika sopir melampaui ketentuan dimensi dan muatan. Menurutnya, aturan ini demi menjaga keselamatan pengguna jalan, jadi ada batasan yang sebenarnya sudah dipahami bersama.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

"Jadi, Ibu Gubernur sudah menginstruksikan kepada seluruh bupati wali kota. Tuntutan yang dikabulkan pertama sebenarnya dari 22 Februari 2022, sudah ditegaskan. Tetapi kali ini penegasannya tertulis, bahwa tidak ada penindakan apabila dia melampaui ketentuan-ketentuan dimensi dan muatan," kata Emil.

Emil menjelaskan, terkait masalah KIR juga perlu diluruskan dari pemahaman yang kurang tepat. Walaupun tidak sepenuhnya sesuai, KIR bisa diproses soalnya masih transisi peraturan ke 2022.

"Ini semua atas perintah Ibu Gubernur. Jangan ditolak kendaraannya. Ibu Gubernur bersurat, sudah kami komunikasikan, ada hal-hal yang berkaitan dengan aturan yang kalau diterapkan di ODOL begitu saja, supir merasa tersudut," ujarnya.

"Harusnya pemilik barang bertanggung jawab. Ini hal-hal yang kita harap bisa mulai dirumuskan Kemenhub,"imbuhnya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, terkait kesepakatan ongkos yang diwajibkan ODOL, ongkos tersebut masih bebas rating. Kemudian, masalah penindakan seharusnya yang diingatkan bukan sopirnya, karena ada jaminan muatan.

"Kita tidak bisa menjamin semua truk muatan berapa, kita pastikan muatanya. Misal konstruksi, baja, itu harus benar tertib,"jelasnya.

Emil menambahkan, yang jelas Gubernur sudah bersurat ke Kemenhub serta menerima aspirasi dari bawah, khususnya bupati dan wali kota.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

"Instruksi kedepan tidak mempersulit karena ini kebijakan nasional. berikutnya tambahan dari dirlantas,"terangnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Usman Latif mengatakan, tentang penindakan ini disepakati bersama supaya tidak membahayakan pengemudi sendiri dan pengguna jalan lain.

"Dalam artian mereka juga harus sadar, mungkin muatannya sudah berlebihan, ugal ugalan , tentunya ini membahayakan dirinya sendiri," jelasnya.

Usman mengungkapkan, sejak 1 Januari 2022 kemarin, penindakan pelanggaran lalu lintas sudah secara elektronik. Pihaknya akan melihat hal hal yang sudah disampaikan menjadi kesepakatan.

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

"Yang kami jepret fotonya sebagai pelanggaran serta sudah membahayakan pengemudi lainnya, ini akan kami lakukan. Di Jatim semua penindakan elektronik. Kami tidak akan bersentuhan dengan masyarakat, masyarakat silahkan beraktifitas," ucapannya.

Baginya, apapun itu harus didukung bersama sama, bagaimana pertumbuhan ekonomi di Jatim bisa membantu pembangunan nasional. (Ade/SL1)

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.