Jumat, 05 Jun 2026 07:31 WIB

Demo Supir Truk Berhasil, Pemprov Jatim Kabulan Beberapa Tuntutan Soal ODOL

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Mar 2022 18:31 WIB
Demo supir truk di Surabaya
Demo supir truk di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menanggapi tuntutan aksi demo ratusan sopir truk ODOL bersama Polda Jatim dan stakeholder terkait dengan menggelar audiensi bersama perwakilan massa di Kantor Dishub Jatim, Jumat (11/3/2022).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, tidak ada penindakan jika sopir melampaui ketentuan dimensi dan muatan. Menurutnya, aturan ini demi menjaga keselamatan pengguna jalan, jadi ada batasan yang sebenarnya sudah dipahami bersama.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

"Jadi, Ibu Gubernur sudah menginstruksikan kepada seluruh bupati wali kota. Tuntutan yang dikabulkan pertama sebenarnya dari 22 Februari 2022, sudah ditegaskan. Tetapi kali ini penegasannya tertulis, bahwa tidak ada penindakan apabila dia melampaui ketentuan-ketentuan dimensi dan muatan," kata Emil.

Emil menjelaskan, terkait masalah KIR juga perlu diluruskan dari pemahaman yang kurang tepat. Walaupun tidak sepenuhnya sesuai, KIR bisa diproses soalnya masih transisi peraturan ke 2022.

"Ini semua atas perintah Ibu Gubernur. Jangan ditolak kendaraannya. Ibu Gubernur bersurat, sudah kami komunikasikan, ada hal-hal yang berkaitan dengan aturan yang kalau diterapkan di ODOL begitu saja, supir merasa tersudut," ujarnya.

"Harusnya pemilik barang bertanggung jawab. Ini hal-hal yang kita harap bisa mulai dirumuskan Kemenhub,"imbuhnya.

Lebih lanjut Emil menjelaskan, terkait kesepakatan ongkos yang diwajibkan ODOL, ongkos tersebut masih bebas rating. Kemudian, masalah penindakan seharusnya yang diingatkan bukan sopirnya, karena ada jaminan muatan.

"Kita tidak bisa menjamin semua truk muatan berapa, kita pastikan muatanya. Misal konstruksi, baja, itu harus benar tertib,"jelasnya.

Emil menambahkan, yang jelas Gubernur sudah bersurat ke Kemenhub serta menerima aspirasi dari bawah, khususnya bupati dan wali kota.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Instruksi kedepan tidak mempersulit karena ini kebijakan nasional. berikutnya tambahan dari dirlantas,"terangnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Usman Latif mengatakan, tentang penindakan ini disepakati bersama supaya tidak membahayakan pengemudi sendiri dan pengguna jalan lain.

"Dalam artian mereka juga harus sadar, mungkin muatannya sudah berlebihan, ugal ugalan , tentunya ini membahayakan dirinya sendiri," jelasnya.

Usman mengungkapkan, sejak 1 Januari 2022 kemarin, penindakan pelanggaran lalu lintas sudah secara elektronik. Pihaknya akan melihat hal hal yang sudah disampaikan menjadi kesepakatan.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

"Yang kami jepret fotonya sebagai pelanggaran serta sudah membahayakan pengemudi lainnya, ini akan kami lakukan. Di Jatim semua penindakan elektronik. Kami tidak akan bersentuhan dengan masyarakat, masyarakat silahkan beraktifitas," ucapannya.

Baginya, apapun itu harus didukung bersama sama, bagaimana pertumbuhan ekonomi di Jatim bisa membantu pembangunan nasional. (Ade/SL1)

 

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.