Jumat, 23 Okt 2026 21:07 WIB

Kesulitan Dapat Ikan Nila? Ini Tips Ampuh dari Angler Mancing Mania

Suasana mancing di Kolam Pancing. (Foto: dony/selalu.id)
Suasana mancing di Kolam Pancing. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id – Bagi angler mancing mania, ikan nila menjadi salah satu target utama bagi para pemancing karena pergerakannya yang lincah dan tantangan yang ditawarkan. Selain rasanya yang gurih, ikan nila sendiri penuh kandungan sumber protein hewani berkualitas tinggi, mengandung sekitar 20–26 gram protein per 100 gram dagingnya. 

Ikan ini rendah lemak (sekitar 2-3 gram), rendah kalori, serta kaya akan nutrisi penting seperti omega-3, vitamin B12, fosfor, dan selenium yang baik untuk kesehatan otot, tulang, dan imunitas. Agar hasil pancingan maksimal, para pemancing disarankan memperhatikan persiapan mulai dari pemilihan umpan, peralatan, lokasi, hingga waktu yang tepat.

Baca Juga: Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo

Hendra (44), salah satu angler mancing mania yang sudah lebih dari 15 tahun bergelut pada seputar mancing ikan nila. Mulai dari kolam pemancingan, tambak, sungai, hingga danau maupun liaran, pernah ia terjuni. Pria yang hampir setiap weekend menghabiskan waktunya untuk memancing ini memberikan resep dan tips terbaik berdasarkan pengalamannya. 

Menurutnya, umpan terbaik untuk memancing ikan nila yakni umpan alami (lumut, cacing atau udang cakung) dengan metode satu titik. Berdasarkan pengamatan dan pengalamannya dikomunitas pemancing, umpan alami dinilai paling efektif untuk memikat ikan nila. Jenis umpan yang paling direkomendasikan adalah lumut halus yang berasal dari sawah atau sungai.

"Selain itu, cacing tanah juga menjadi alternatif yang ampuh, serta udang cakung (udang sungai yang berukuran kecil kisaran 2-3,5cm) yang segar/hidup yang biasa dipake buat makanan ikan arwana, channa, louhan, dan lainnya," paparnya kepada selalu.id, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga: Kompetisi Panjat Tebing di YPPI II, Wadah Cari Bibit Atlet Muda Surabaya

Hendra juga menyarankan bagi pemancing yang ingin menggunakan umpan buatan, pelet yang dicampur dengan bahan beraroma amis, seperti campuran telur atau penyedap rasa, bisa menjadi pilihan. Sementara itu, untuk perairan sungai yang lebih kecil, jagung manis atau kacang polong dinilai cukup efektif. "Yaa kalau mau pakai umpan buatan sih bisa, cuma paling nggak harus dikasih aroma amis," cetusnya.

Dalam hal peralatan, lanjut Hendra menjelaskan, karakteristik ikan nila yang peka terhadap lingkungan menuntut penggunaan perlengkapan yang tepat. Disarankan menggunakan joran jenis tegeg atau joran tanpa ril dengan panjang berkisar 3 hingga 5 meter. Senar yang digunakan pun harus berukuran sangat halus, yaitu antara 0,15 hingga 0,25 milimeter, agar tidak mudah terlihat oleh ikan.

Rangkaian pancing dilengkapi dengan pelampung berukuran kecil dan sensitif yang berfungsi mendeteksi gerakan atau sentuhan halus dari ikan. "Mata kail yang cocok sih yang berukuran kecil, biasanya yang digunakan berada pada kisaran nomor 2 hingga 4," terangnya.

Baca Juga: Libur Tanggal Merah, Kolam Pancing di Surabaya Ramai Diserbu Pengunjung

Selain peralatan, teknik penempatan umpan juga menentukan keberhasilan. Teknik yang umum diterapkan adalah metode "bom", yaitu menebarkan campuran pelet dan lumut di satu titik lokasi memancing agar ikan berkumpul. Setelah itu, umpan utama dilemparkan tepat di area tersebut.

Ikan nila diketahui lebih suka beraktivitas di perairan yang dangkal dan tenang, seperti di tepian sungai atau di sekitar area yang memiliki tanaman air. "Kalau berdasarkan pengalaman saya, waktu terbaik untuk memancing adalah pada pagi hari antara pukul 07.00 hingga 10.00 atau pada sore hari mulai pukul 15.00 hingga 17.00, saat suhu air dan aktivitas ikan sedang dalam kondisi optimal," tukasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.