Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November
- Penulis : Dony Maulana
- | Jumat, 23 Okt 2026 13:47 WIB
selalu.id — Polda Jawa Timur menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 pada 26 Oktober hingga 8 November mendatang. Dalam operasi ini, penindakan tilang manual akan kembali diberlakukan secara bertahap, namun sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tetap berjalan sepanjang kegiatan berlangsung.
"ETLE tetap diberlakukan. Namun pada minggu kedua, awal November, kita akan menambah dengan melakukan sistem tilang manual," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga: Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya
Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong, serta kendaraan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis.
Petugas yang menjalankan penindakan merupakan anggota terpilih dan telah bersertifikasi. Pihak kepolisian juga melibatkan Propam dan Irwasda untuk mengawasi pelaksanaan agar berjalan objektif dan transparan.
Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya
Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Wawan Andi Susanto, mengimbau masyarakat, khususnya pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), agar tidak menggunakan kendaraan bermotor. Ia juga meminta peran serta orang tua dalam mengawasi hal tersebut.
"Apabila orang tua memberikan sarana prasarana kendaraan bermotor kepada anak yang belum layak, itu justru membahayakan karena yang bersangkutan belum memiliki kompetensi mengemudi," tegasnya.
Baca Juga: Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan
Sebagai langkah pencegahan, Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Jawa Timur akan diterjunkan ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas.
Polda Jatim menegaskan bahwa penindakan tilang manual merupakan upaya terakhir. Sebelumnya, pihak kepolisian akan lebih mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta pendekatan persuasif dan humanis guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Timur.
Editor : Achmad Supriyadi