Jumat, 23 Okt 2026 13:53 WIB

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Bupati Mojokerto menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu dan berprestasi. (Kominfo Pemkab Mojokerto for selalu.id)
Bupati Mojokerto menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu dan berprestasi. (Kominfo Pemkab Mojokerto for selalu.id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan sosial beasiswa senilai Rp812 juta bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Penyaluran dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Mojokerto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Baca Juga: Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa di Smartroom Satya Bina Karya, Jumat (23/10/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menegaskan, Pemkab akan terus memberi perhatian kepada mahasiswa asal Mojokerto yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta.

"Kami akan terus berupaya memberikan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa-mahasiswi berprestasi Kabupaten Mojokerto, baik itu di PTN maupun PTS, karena beasiswa bagi mahasiswa berprestasi adalah bagian daripada upaya kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat kita di bidang pendidikan," jelas Gus Barra.

Menurutnya, pendidikan adalah modal utama untuk mengubah status sosial, pola pikir, hingga watak masyarakat.

Bagi Gus Barra, ilmu adalah warisan jangka panjang yang nilainya jauh lebih tinggi dibanding harta atau jabatan.

"Kami yakin bahwasanya pendidikanlah yang bisa merubah status sosial kita masing-masing. Warisan pendidikan kepada anak-anak kita, kepada generasi-generasi muda Kabupaten Mojokerto, akan terus ada di dalam dirinya sampai sehabis hayatnya," ujarnya.

Baca Juga: Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Mojokerto Tatang Mahendrata merinci, total anggaran beasiswa tahun ini mencapai Rp812 juta.

Rinciannya, untuk 95 mahasiswa PTS disalurkan Rp512 juta yang bersumber dari APBD Induk semester 1.

Sedangkan untuk 30 mahasiswa PTN akan disalurkan Rp300 juta dari APBD Perubahan. Masing-masing penerima PTN mendapat Rp10 juta.

"Anggaran bantuan sosial beasiswa telah direalisasikan. Yang pertama dari APBD Induk pada semester 1 kepada 95 orang mahasiswa dari perguruan tinggi swasta sebesar Rp512.000.000. Kemudian dari APBD Perubahan akan direalisasikan kepada 30 orang mahasiswa PTN masing-masing mendapat Rp10.000.000," terang Tatang.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan dan perwakilan OPD Pemkab Mojokerto, perwakilan universitas dan sekolah tinggi swasta, serta para mahasiswa penerima beasiswa.

Usai penyerahan beasiswa, Pemkab Mojokerto juga menggelar pelatihan dan sertifikasi halal Self Declare.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini bertujuan memfasilitasi standardisasi produk Industri Kecil dan Menengah atau IKM.

Pelatihan digelar di SMK PGRI Sooko dan dihadiri Ulum Rokhmat Rokhmawan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan yang mewakili Bupati Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.

Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Kehilangan sarana itu sempat mengancam kelancaran pengangkutan sampah dari rumah warga ke Tempat Penampungan Sementara.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.