Minggu, 19 Jul 2026 20:34 WIB

Toko Donat di Tegalsari Surabaya Diobok-obok Maling, Tablet hingga Uang Raib

Pelaku saat terekam CCTV melakukan pencurian di toko donat kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Pelaku saat terekam CCTV melakukan pencurian di toko donat kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Toko donat di kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya diobok-obok maling. Pelaku terekam CCTV.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/3/2026) malam. Pelaku disebut merupakan karyawan di toko tersebut.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Atas pencurian ini, korban kehilangan dua tabung LPG, satu mesin press ban (sealer), satu buah tablet, dan uang tunai kurang lebih Rp200 ribu.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan kini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mitha, salah satu karyawan di toko tersebut menceritakan bahwa terduga pelaku adalah DD, pemuda yang baru sehari kerja di toko donat itu. DD direkrut pemilik toko melalui aplikasi online.

"Dia datang ke Surabaya pada Jumat pagi dan dijemput oleh bos di daerah Bungurasih. Setelah itu dia dapat pelatihan dan disuruh bos saya untuk jaga toko pada malam harinya," terang Mitha, Senin (30/3/2026).

Rupanya, kepercayaan pemilik toko pada DD malah dimanfaatkan. Saat toko tutup pukul 21.00 WIB, DD langsung melancarkan aksinya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Pemuda kelahiran 2003 itu lantas mencari barang-barang berharga yang ada di toko. Kebetulan, di toko ada tablet yang dipakai untuk pembayaran. Di situlah, langsung disikat oleh DD.

"Selain tablet, LPG, sama uang juga diambil sama dia," jelas Mitha.

Aksi DD terlihat di CCTV. Dia membawa kabur barang-barang curiannya itu dengan cara membuka rolling door toko namun cuma setengah.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Dia bisa buka toko karena dipegangin kunci juga sama bos," kata Mitha.

Sementara informasi yang ia terima dari warga sekitar, DD terlihat keluar dari dalam toko itu saat subuh. Katanya, DD dijemput mobil Avanza berpelat B.

"Untuk kerugian belum tahu. Tapi sudah dilaporkan sama bos ke polisi. Mudah-mudahan bisa ketangkep," ujar Mitha.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.