Kamis, 03 Sep 2026 14:21 WIB

Toko Donat di Tegalsari Surabaya Diobok-obok Maling, Tablet hingga Uang Raib

Pelaku saat terekam CCTV melakukan pencurian di toko donat kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).
Pelaku saat terekam CCTV melakukan pencurian di toko donat kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Toko donat di kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya diobok-obok maling. Pelaku terekam CCTV.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/3/2026) malam. Pelaku disebut merupakan karyawan di toko tersebut.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Atas pencurian ini, korban kehilangan dua tabung LPG, satu mesin press ban (sealer), satu buah tablet, dan uang tunai kurang lebih Rp200 ribu.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan kini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Mitha, salah satu karyawan di toko tersebut menceritakan bahwa terduga pelaku adalah DD, pemuda yang baru sehari kerja di toko donat itu. DD direkrut pemilik toko melalui aplikasi online.

"Dia datang ke Surabaya pada Jumat pagi dan dijemput oleh bos di daerah Bungurasih. Setelah itu dia dapat pelatihan dan disuruh bos saya untuk jaga toko pada malam harinya," terang Mitha, Senin (30/3/2026).

Rupanya, kepercayaan pemilik toko pada DD malah dimanfaatkan. Saat toko tutup pukul 21.00 WIB, DD langsung melancarkan aksinya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Pemuda kelahiran 2003 itu lantas mencari barang-barang berharga yang ada di toko. Kebetulan, di toko ada tablet yang dipakai untuk pembayaran. Di situlah, langsung disikat oleh DD.

"Selain tablet, LPG, sama uang juga diambil sama dia," jelas Mitha.

Aksi DD terlihat di CCTV. Dia membawa kabur barang-barang curiannya itu dengan cara membuka rolling door toko namun cuma setengah.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

"Dia bisa buka toko karena dipegangin kunci juga sama bos," kata Mitha.

Sementara informasi yang ia terima dari warga sekitar, DD terlihat keluar dari dalam toko itu saat subuh. Katanya, DD dijemput mobil Avanza berpelat B.

"Untuk kerugian belum tahu. Tapi sudah dilaporkan sama bos ke polisi. Mudah-mudahan bisa ketangkep," ujar Mitha.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.