Kamis, 17 Sep 2026 02:12 WIB

Bulan Padat Karya, Warga di Surabaya Dapat Pelatihan Bikin Paving

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Mar 2022 09:43 WIB
Pelatihan produksi paving
Pelatihan produksi paving

selalu.id - Pemkot Surabaya mencanangkan Maret sebagai Bulan Padat Karya. Untuk mensukseskan itu salah satu program pemkot tersebut Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya membuat pelatihan pembuatan paving.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan bahwa banyak program yang telah dicanangkan oleh Wali Kota Eri untuk merealisasikan Bulan Padat Karya ini.

Sedangkan yang berkaitan dengan dinasnya adalah pelatihan keterampilan pembuatan paving yang diikuti oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Ini instruksi Pak Wali Kota untuk melakukan pemberdayaan kepada MBR. Jadi, ini untuk meningkatkan perekonomian mereka di saat pandemi ini. Mereka diberikan keahlian untuk bikin paving," kata Lilik di sela-sela memantau pelatihan itu di Gudang DSDABM Tambaksari, Surabaya, Rabu (9/3/2022).

Lilik menjelaskan bahwa peserta pelatihan itu berasal dari beberapa kecamatan di Surabaya. Sebanyak 20 MBR yang berasal dari Kecamatan Tambaksari, Bubutan dan Genteng. Mereka dilatih oleh tim profesional yang bekerjasama dengan DSDABM.

"Pelatihan ini akan terus berlanjut, sehingga apabila ada warga MBR yang ingin mengikuti pelatihan ini kami persilahkan, karena para peserta ini juga diajukan oleh pihak kelurahan," tegasnya.

Lilik memastikan, para peserta pelatihan itu akan dilatih dari awal hingga proses akhir pembuatan paving, termasuk mengoperasikan mesin pencetak paving.

Kata dia, paving yang mereka buat berbeda dengan paving pabrikan yang banyak beredar di masyarakat, terutama soal kekuatan bebannya.

"Namun, kita sadar bahwa kebutuhan pemkot akan paving itu bukan hanya paving pabrikan, tapi juga butuh paving yang manual seperti yang dibuat oleh para peserta pelatihan ini," jelasnya.

Lebih lanjut Lilik menyampaikan, hasil paving yang mereka buat nanti akan kita letakkan di gang-gang dan taman-taman karena beban paving ringan.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

"Karena kalau di taman itu kan hanya digunakan untuk pejalan kaki, bukan kendaraan yang berat-berat,” kata dia.

Lilik juga berharap para peserta yang sudah mengikuti pelatihan itu bisa memproduksi sendiri ke depannya.

Bahkan, mereka mungkin bisa membuat semacam kelompok atau CV untuk memproduksi paving tersebut, karena permintaannya tentu dari Pemkot Surabaya.

"Tapi kami masih diskusikan lebih lanjut apakah setelah mereka dilatih akan kita bantu alat beserta bahan-bahannya atau bagaimana ke depannya, kami masih diskusikan lebih lanjut. Tentunya kami akan terus mengawal mereka demi kesejahteraan mereka," tegasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan paving dari Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Budi Prasetyo mengakui pelatihan itu sangat bermanfaat bagi warga.

Budi menjelaskan, hal itu bisa memberikan keterampilan dan mengembangkan perekonomiannya. Apalagi, dalam pelatihan itu diajari dan dilatih dari awal hingga bisa membuat paving.

Budi berharap setelah diberikan pelatihan ini bisa dibantu alat atau bahannya supaya mereka bisa produksi juga.

"Kalau kami sudah bisa bekerja bikin paving, tentu itu akan bisa mengembangkan perekonomian kami dan meningkatkan kesejahteraan kami," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.