Kamis, 03 Sep 2026 16:38 WIB

Alasan Halus Komisioner KPU Surabaya soal Mobil Dinas Dipakai Lebaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Mar 2026 16:07 WIB
Penampakan mobil dinas berpelat L yang dipakai saat Lebaran. (Dok. Tangkapan layar).
Penampakan mobil dinas berpelat L yang dipakai saat Lebaran. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Komisioner KPU Surabaya Subairi menyampaikan permintaan maaf terkait viralnya penggunaan mobil dinas berpelat merah yang terlihat melintas di wilayah Jombang pada momen Lebaran 2026.

Ia mengakui mobil Toyota Avanza bernopol L 1901 EP itu digunakan olehnya, namun bukan untuk kepentingan mudik.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

Subairi menjelaskan, penggunaan mobil dinas itu terjadi pada H+2 Lebaran. Ia mengaku hanya meminjam kendaraan tersebut untuk mengantar anaknya berziarah ke makam ibunya.

Menurutnya, aktivitas tersebut kerap dilakukan saat anak-anaknya berkumpul, terlebih momen Lebaran menjadi waktu yang jarang terjadi karena sebagian anaknya menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Meski demikian, ia menyadari penggunaan mobil dinas tersebut memicu sorotan publik hingga viral di media sosial. Atas hal itu, Subairi menyampaikan permohonan maaf.

“Saya mohon maaf kalau ada yang merasa tidak nyaman. Tapi prinsipnya tidak ada niatan untuk mudik ke kampung halaman. Saya hanya mengantar anak ziarah sebentar,” ungkapnya saat dihubungi selalu.id, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: KPU Surabaya Mulai Verifikasi Surat PAW Almarhum Adi Sutarwijono

Subairi menegaskan tidak ada niatan untuk melanggar aturan dalam penggunaan fasilitas negara.

Setelah keperluan ziarah selesai, kendaraan tersebut langsung dikembalikan pada hari yang sama.

“Saya sendiri gak lama kok setelah itu saya balik, setelah ziarah. Saya pinjam sehari saja, habis itu langsung kembali setelah ziarah,” tegasnya.

Baca Juga: Surat DPP PDIP Turun, Proses PAW Almarhum Ketua DPRD Surabaya Diajukan ke KPU

Terkait viralnya kasus tersebut hingga mendapat perhatian publik, termasuk komentar dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Subairi mengaku belum mengetahui adanya teguran resmi.

“Soal ada teguran atau tidak, saya juga belum tahu sampai hari ini,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.