Minggu, 19 Jul 2026 19:35 WIB

Mobil Dinas Viral saat Lebaran di Jombang Itu Ternyata Dipakai Komisioner KPU Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Mar 2026 14:22 WIB
Penampakan mobil dinas berpelat L yang dipakai saat Lebaran. (Dok. Tangkapan layar).
Penampakan mobil dinas berpelat L yang dipakai saat Lebaran. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Mobil dinas Toyota Avanza hitam bernopol L 1901 EP yang viral melintas di Jalan Arteri Nasional Bandarkedungmulyo, Jombang, saat momen Lebaran, ternyata punya KPU Surabaya.

“Iya benar (saya pakai). Saya dapat kabar itu dari teman teman media juga. Saya juga gak tahu. kebetulan lewat mengkreng, terus habis itu disorot," ungkap Komisioner KPU, Subairi saat dihubungi selalu.id, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Subairi mengaku menggunakan mobil dinas itu pada H+2 Lebaran 2026. Ia mengaku meminjam mobil tersebut untuk mengantar anaknya berziarah.

“Saya pinjam untuk antar anak ziarah ke rumah bundanya,” jelasnya.

Subairi menegaskan, tidak ada niatan menggunakan mobil dinas untuk mudik. Menurutnya, kegiatan tersebut berbeda karena dilakukan setelah Hari Raya.

“Bukan untuk mudik. Kalau mudik kan sebelum Lebaran, ini H+2, hanya ziarah,” tegasnya.

Subairi menyebut momen itu bertepatan dengan kepulangan anak-anaknya dari pondok pesantren, sehingga ia memanfaatkan waktu untuk berziarah keluarga.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

“Gak ada niatan untuk mudik, karena biasanya kalau anak-anak lagi kumpul saya anter ziarah gitu. Kebetulan yang dua anak saya pulang dari pondok semua. Lebaran juga di sana. Berziarah ditinggal bundanya satu tahun yang lalu,” paparnya.

Ditanya apakah sudah mendapat teguran soal pemakaian mobil dinas, apalagi berapa waktu lalu sampai mendapat komentar dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Subairi mengaku belum mengetahui adanya teguran resmi.

“Soal ada teguran atau tidak, saya juga belum tahu sampai hari ini,” katanya.

Subairi mengaku tidak mengetahui secara pasti aturan terkait penggunaan mobil dinas dalam kondisi tersebut, karena hanya meminjam dalam waktu singkat.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

“Saya pinjam sehari saja, habis itu langsung kembali setelah ziarah,” jelasnya.

Subairi menambahkan, ia tidak memiliki mobil pribadi dan hanya mengandalkan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari, sementara anak-anaknya masih belum bisa berkendara sendiri.

“Saya tidak punya mobil mbak, hanya sepeda motor. Itu pun motor butut. Anak-anak saya juga masih kecil,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.