Minggu, 19 Jul 2026 12:37 WIB

Musisi Surabaya

Weda Mauve Rilis Album Terbaru: Dari Patah Hati hingga Kehilangan Arah

Weda Mauve, musisi asal Surabaya. (Dok. Weda for selalu.id).
Weda Mauve, musisi asal Surabaya. (Dok. Weda for selalu.id).

selalu.id - Weda Mauve, musisi asal Surabaya kembali memperkuat langkahnya di industri musik Indonesia dengan merilis album terbarunya yakni Pack Ur Bags, Side A.

Album ini menjadi proyek paling ambisius Weda sejauh ini, merangkum perjalanan emosional dan refleksi diri yang ia lalui selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Fave Vibes Volume 1, Ajang Bakat Musisi Lokal Besutan Fave Hotel Sidoarjo

Menggabungkan unsur indie pop, art-pop, alternative, hingga sentuhan elektronik, album ini menampilkan sisi Weda yang lebih dewasa, jujur, dan penuh kesadaran diri.

Dalam album ini, Weda menuliskan pengalaman personalnya secara apa adanya.

Ia menelusuri berbagai fase hidup, mulai dari patah hati, kebingungan, kehilangan arah, hingga keberanian untuk kembali membuka diri terhadap cinta.

“Bahkan tracklist-nya pun disusun sesuai timeline perjalanan dan pengalaman pribadi yang saya lalui,” ungkap Weda dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Kekuatan album ini juga ditopang oleh proses produksi yang melibatkan sejumlah nama besar di industri musik Indonesia.

Petra Sihombing turut menggarap track pembuka album, sementara Jevin Julian memberikan sentuhan khasnya di beberapa lagu penting, menghadirkan warna musikal yang lebih matang dan berkarakter.

Baca Juga: Wawali Armuji: Hotel Vasa Kebacut Tak Beri Santunan Personel Band Meninggal

Setiap lagu merepresentasikan potongan emosi yang berbeda, kehilangan cinta yang terasa permanen, kebingungan antara cinta dan arah hidup, hingga patah hati dari cinta pertama yang membekas.

Album “Pack Ur Bags, Side A” merupakan bagian pertama dari proyek dua sisi. Side A merepresentasikan fase perjalanan yang telah dilalui.

Sementara Side B nantinya akan memuat pengalaman dan fase emosional berikutnya yang akan dirilis Weda di album berikutnya pada tahun ini juga.

Pendekatan ini membuat album terasa utuh, seperti satu cerita panjang yang perlu didengarkan dari awal hingga akhir.

Baca Juga: Polisi Periksa 5 Orang Kasus Personel Band Tewas Usai Manggung di Hotel Vasa

Lagu-lagu seperti “Jaga Ucapan” dan “You Were The One” memotret kehilangan yang membekas, sementara “Ain’t Afraid Of Love” menghadirkan keberanian baru setelah melewati fase rapuh.

Melalui album ini, Weda menandai babak baru dalam perjalanan musiknya, dengan menjadikan kejujuran dan kerentanan sebagai kekuatan utama dalam berkarya.

“Harapannya, album ini bisa didengarkan secara utuh sesuai urutan tracklist-nya. Menyadari koneksi dan makna di balik lirik, serta ikut merasakan pengalaman yang saya bagikan,” tuturnya.

Lagu-lagu dalam album ini sudah bisa dinikmati dan juga sudah bisa didengarkan di seluruh Digital Service Provider (DSP).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.