Intervensi, Wali Kota Surabaya Pertemukan Pengelola dan Pedagang Pasar Turi
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 08 Mar 2022 21:19 WIB
selalu.id - Tim PT Gala Bumi Perkasa (Manajemen Pasar Turi) dengan para pedagang Pasar Turi yang tergabung dalam Himpunan 7 Organisasi Pedagang Pasar Turi (HOPPT), menggelar pertemuan bersama Pemkot Surabaya untuk melakukan solusi permasalahan dan keluhan pedagang.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan pertemuan tersebut untuk mencari solusi dari permasalahan dari kedua belah pihak. Eri menyebut jika mengambil keputusan harus mengalahkan ego.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!
"Ayo ditaruh dulu ego masing-masing dan harga diri masing-masing, makanya ada yang naik dan ada yang turun,"kata Eri, di Ruang sidang Wali Kota Surabaya, Selasa (8/3/2022)
Eri menjelaskan, memang ada beberapa keluhan dan permintaan pedagang Pasar Turi kepada PT Gala Bumi Perkasa.
Namun, semua permintaan mereka itu tidak mungkin bisa diakomodir semuanya, sehingga ego pedagang harus diturunkan.
Bahkan, ketika ada permasalahan soal air, gas dan listrik, Eri meminta untuk meminta bantuan tenaga ahli untuk menghitungnya.
Hasilnya, kata dia, nanti PT Gala Bumi Perkasa dengan para pedagang diminta untuk mengikutinya.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin
"Jadi, ini waktunya pemkot intervensi. Kalau tidak, ya tidak akan pernah ketemu. Pemkot bergerak untuk membantu umat," tegasnya.
Lebih lanjut Eri juga mencontohkan ketika ada permasalahan tentang service charge. Para pedagang meminta Rp 70 ribu, dan PT Gala Bumi sementara ini menetapkan Rp 90 ribu, sehingga harus diambil jalan tengahnya, yaitu Rp 80 ribu.
"Tapi masih kita hitung dan teman-teman sudah sepakat yang penting jangan demi kepentingan pribadi. Jadi, akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak pengelola," katanya.
Nantinya semua pedagang yang ada di tempat penampungan sementara, dan sudah tercatat dalam nama-nama pedagang di Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag), akan diakomodir untuk masuk semuanya ke dalam Pasar Turi baru.
Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
"Bahkan, kalau nanti sudah clear semuanya, nanti stand yang ada di tempat penampungan sementara itu akan dibongkar, dan semuanya masuk ke dalam Pasar Turi Baru," ujarnya.
Sesuai rencana, Pasar Turi Baru itu akan dibuka dan dioperasionalkan kembali pada 22 Maret 2022. Hal ini untuk mengejar pemenuhan kebutuhan menjelang bulan Ramadhan pada April nanti dan Hari Raya Idulfitri.
"Semoga sesuai rencana," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi