Polres Mojokerto Antisipasi Bencana hingga Lonjakan Arus Mudik Jelang Lebaran
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Senin, 16 Mar 2026 15:35 WIB
selalu.id - Polres Mojokerto mengantisipasi bencana hingga lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 di beberapa tempat dengan mendirikan pos pelayanan dan pengamanan.
Terdapat satu pos pelayanan (posyan) dan dua pos pengamanan (pospam), di antaranya di posyan Sendi, Kecamatan Pacet, Pospam Kenanten, Kecamatan Puri, dan Pospam Cembor, Kecamatan Trawas.
Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, operasi ketupat semeru saat ini telah memasuki hari keempat.
Selama tiga hari pertama, melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap lima isu utama, yaitu potensi banjir, arus lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan malam takbir, serta aktivitas silaturahmi dan wisata masyarakat.
"Salah satu perhatian utama dalam pengamanan tahun ini adalah potensi bencana di kawasan Pacet dan Trawas yang dikenal sebagai daerah rawan longsor dan banjir. Untuk itu kami melakukan langkah antisipasi yang lebih intensif. Kami bekerja sama dengan berbagai stakeholder, termasuk dinas terkait dan pihak swasta, untuk melakukan pemantauan serta pengecekan kondisi kendaraan yang melintas, khususnya terkait sistem pengereman dan kondisi ban," jelas Andi, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, Polres Mojokerto juga menggandeng Tahura dan dinas terkait dalam melakukan patroli khusus untuk mengantisipasi potensi longsor di kawasan pegunungan.
Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!
"Patroli ini dilakukan sebagai langkah pencegahan mengingat informasi dari BMKG bahwa fenomena El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan April 2026," ungkap Andi.
Mantan Kapolres Batu ini juga menjelaskan, kondisi wilayah Kabupaten Mojokerto relatif aman dan belum ditemukan potensi bencana yang signifikan.
Terkait arus lalu lintas, Andi menyebut pergerakan kendaraan yang melintas di Mojokerto masih didominasi aktivitas lokal. Sehingga kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus mudik antarprovinsi belum terlalu signifikan.
Baca Juga: Yadnya Kasada Sakral, 92 Personil Amankan Jalur Kawah Labuh Sesaji dan Jalur Utama
"Untuk saat ini pergerakan kendaraan yang melintas di Mojokerto masih didominasi aktivitas lokal. Kawasan wisata juga belum menjadi tujuan utama masyarakat pada tiga hari pertama operasi ini," terangnya
Polres Mojokerto telah menerjunkan sekitar 150 personel yang terlibat langsung dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Jumlah tersebut juga diperkuat dengan personel dari Polsek-Polsek di jalur utama serta kawasan wisata.
"Jika digabung dengan personel dari polsek jalur dan polsek wisata serta dukungan dari instansi lain, total kekuatan pengamanan bisa mencapai hampir 400 personel. Sehingga dengan jumlah personel yang optimal ini, kami berharap Posyan dan Pospam Polres Mojokerto ini tidak hanya menjadi tempat monitoring, tetapi juga menjadi pusat kendali operasi di lapangan sehingga seluruh kegiatan pengamanan dapat berjalan lebih efektif," pungkas Andi.
Editor : Zein Muhammad