Senin, 02 Nov 2026 19:13 WIB

Bareskrim Polri Sita 60 Kg Emas Ilegal dari Perusahaan di Jatim, Tiga Orang Ditetapkan Tersangka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Mar 2026 20:05 WIB
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak. (Dok. Istimewa).
Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Dittipideksus Bareskrim Polri menggeledah perusahaan pengolahan emas PT Simba Jaya Utama di kawasan Berbek Industri, Sidoarjo, Kamis (12/3/2026).

Penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana sektor pertambangan mineral dan batubara (minerba), khususnya praktik penambangan emas ilegal yang disertai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Baca Juga: Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penggeledahan di Sidoarjo merupakan bagian dari pengembangan kasus penambangan emas ilegal yang sedang ditangani.

Sebelumnya, tim penyidik telah lebih dahulu melakukan penggeledahan di 5 lokasi berbeda di Jawa Timur.

“Dua lokasi berada di Kabupaten Nganjuk dan 3 lokasi lainnya berada di Kota Surabaya,” sebut Ade.

Dari rangkaian pengungkapan kasus di lima lokasi tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti bernilai besar.

Baca Juga: Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

Barang bukti yang diamankan antara lain emas dengan berat sekitar 60 kilogram, terdiri dari emas perhiasan seberat 8,16 kilogram dan emas batangan seberat 51,3 kilogram.

Selain itu, penyidik juga menyita uang tunai sekitar Rp 7,13 miliar, dokumen invoice, serta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas pengolahan emas tersebut. “Disita emas bentuk perhiasan dengan berat 8,16 kilogram, dan disita juga emas batangan 51,3 kilogram,” sebut Ade.

Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan 3 orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan penambangan emas ilegal tersebut. Ketiganya masing-masing berinisial TW, DW, dan BSW.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Ketiga tersangka diduga memiliki peran dalam proses penambangan ilegal hingga pengolahan emas yang kemudian dipasarkan.

Hingga kini, penyidik Bareskrim Polri masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik penambangan ilegal dan dugaan pencucian uang.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam menindak praktik pertambangan ilegal yang merugikan negara serta berpotensi merusak lingkungan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pembelian Seragam Dinas di 4 OPD Gunakan APBD 2027

Empat OPD tersebut memiliki mobilitas tinggi karena personelnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.