Kamis, 12 Mar 2026 03:04 WIB

Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Pilah Sampah Mulai dari Rumah: Cegah Banjir, Rawat Kebersihan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Safari Ramadan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat Safari Ramadan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari masif mengajak masyarakat mulai mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah tangga sebagai langkah awal mencegah persoalan lingkungan, salah satunya potensi banjir di wilayah permukiman.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Mubarok, Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Selasa (10/3/2026) malam.

Baca Juga: Rusak Lahan Pertanian, Galian C di Mojokerto Didemo Warga hingga Mahasiswa

Ning Ita mengatakan bahwa persoalan sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat memperparah risiko banjir, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi di Jawa Timur.

“Kondisi Jawa Timur saat ini masih dalam status siaga satu potensi bencana. Karena itu saya titip kepada masyarakat, jangan membuang sampah sembarangan. Kelola sampah dengan baik sejak dari rumah tangga dan jangan membuangnya ke sungai atau selokan,” jelasnya.

Menurut Ning Ita, Kota Mojokerto memiliki kerentanan terhadap banjir karena terdapat sejumlah aliran sungai yang melintasi wilayah kota.

Jika hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu dalam waktu lama, air yang mengalir ke wilayah kota berpotensi meluap.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Pertama untuk 3577 Warga

“Kalau di wilayah hulu hujannya tinggi dalam waktu lama, maka aliran air ke Kota Mojokerto bisa meningkat dan berpotensi meluap. Karena itu, menjaga kebersihan saluran air dari sampah menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Selain menyampaikan pesan terkait pengelolaan sampah, Safari Ramadan juga dimanfaatkan Pemkot Mojokerto untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.

Ning Ita mengatakan pembangunan kota tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga unsur TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Pembangunan Kependudukan

“Proses pembangunan Kota Mojokerto tidak bisa dilakukan Pemkot sendirian. Kami membutuhkan sinergi dengan TNI, Polri, instansi vertikal, dan yang paling penting masyarakat sebagai bagian dari pembangunan kota,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga menyerahkan bantuan hibah untuk Masjid Al Mubarok sebesar Rp35 juta.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ning Ita kepada pengurus masjid untuk mendukung kegiatan keagamaan dan perawatan tempat ibadah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Satgas Infrastruktur Jember Percepat Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026

Pihak Satgas Infrastruktur mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi area yang sedang dalam proses pengerjaan.

Chelsea vs PSG: Diprediksi Sengit, Berakhir dengan Skor Imbang

Pertemuan PSG dan Chelsea hampir selalu berakhir sengit. PSG sedikit lebih unggul dengan 2 kemenangan dalam 5 laga, sementara Chelsea menang 1 kali.

Bupati Fawait Tegaskan Urus KTP hingga Layanan Kesehatan di Jember Gratis

Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan pungutan liar atau pelayanan yang dipersulit.

PKS DPRD Jatim Tagih Bukti Keberpihakan Jamkrida ke UMKM Sebelum Disuntik Modal

Lilik menilai kejelasan kajian kelayakan menjadi hal krusial agar DPRD dapat memastikan tambahan modal benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

83 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Makkah, DPR RI Minta Pemerintah Jamin Keselamatan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania meminta pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.

DPRD Surabaya Ingatkan ASN Harus Optimal Layani Publik saat Lebaran

Menurut Azhar, sejumlah perangkat daerah memiliki layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga dan tidak mengenal jeda pelayanan.