Kamis, 12 Mar 2026 03:06 WIB

Bupati Fawait Tegaskan Urus KTP hingga Layanan Kesehatan di Jember Gratis

Anggota kader posyandu saat menghadiri acara Safari Ramadan di Desa Klompangan Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Anggota kader posyandu saat menghadiri acara Safari Ramadan di Desa Klompangan Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar kegiatan Salawat Kampung di Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Selasa (10/3/2026).

Acara religi tersebut dihadiri ratusan emak-emak dan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Baca Juga: Satgas Infrastruktur Jember Percepat Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026

Selain menjadi ajang bersalawat bersama, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Bupati Jember Muhamad Fawait turut hadir dan menyampaikan sejumlah program pemerintah yang saat ini sedang dijalankan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan pungutan liar atau pelayanan yang dipersulit.

“Pengurusan KTP sekarang gratis. Kalau sampai bayar, wadul Gus’e. Kalau dipersulit juga wadul Gus’e di nomor 0811-3031-1188. Untuk membuat KTP cukup datang ke kecamatan,” tegasnya.

Gus Fawait menjelaskan bahwa kehadirannya bersama jajaran pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meminta dukungan agar program pemerintah dapat berjalan lancar.

“Kami datang ke sini dengan niat silaturahmi. Kami juga minta tolong kepada masyarakat untuk ikut membantu memperlancar program pemerintah,” katanya.

Tak hanya itu, Gus Fawait menyatakan bahwa layanan kesehatan bagi masyarakat Jember kini semakin mudah melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Buka Beasiswa untuk Anak Kader Posyandu

Warga cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit.

“Sekarang kalau ke rumah sakit cukup pakai KTP, gratis melalui program UHC. Bukan hanya orang sakit, melahirkan juga gratis. Jangan lagi warga Ajung melahirkan tidak di rumah sakit,” tegasnya.

Gus Fawait memastikan bahwa tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien yang menggunakan fasilitas gratis melalui program UHC dengan pasien yang membayar secara mandiri. Jika ada pelayanan yang berbeda, masyarakat diminta segera melapor.

“Tidak ada perbedaan pelayanan antara yang gratis dan yang bayar. Kalau ada pelayanan berbeda, wadul Gus’e,” ujarnya.

Gus Fawait dalam momen itu juga memberi kabar terkait pencairan insentif bagi guru ngaji. Ia memastikan insentif tersebut akan dicairkan sebelum Lebaran dan kini tidak lagi harus menunggu hingga satu tahun.

Baca Juga: Ciptakan Lingkungan ASRI, Satgas Pemkab Jember Bersihkan Spanduk hingga Lapak

Untuk para ketua muslimat, Gus Fawait juga menyebutkan bahwa bantuan yang telah diprogramkan pemerintah daerah ditargetkan cair sebelum bulan Desember.

Gus Fawait juga menyinggung rencana pembangunan infrastruktur di Jember, termasuk proyek pembangunan flyover Mangli yang diperkirakan mulai dikerjakan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp700 miliar.

Terkait kondisi jalan di sejumlah wilayah yang masih belum baik, ia meminta masyarakat bersabar karena pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap.

“Untuk jalan-jalan yang belum bagus, sabar. Pasti nanti akan diperbaiki,” pungkas dia. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Chelsea vs PSG: Diprediksi Sengit, Berakhir dengan Skor Imbang

Pertemuan PSG dan Chelsea hampir selalu berakhir sengit. PSG sedikit lebih unggul dengan 2 kemenangan dalam 5 laga, sementara Chelsea menang 1 kali.

Rusak Lahan Pertanian, Galian C di Mojokerto Didemo Warga hingga Mahasiswa

Ekskavator juga dipaksa keluar dari lokasi tambang yang berada di lahan pertanian aktif.

Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Pertama untuk 3577 Warga

Pemkot Mojokerto berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat tetap terpenuhi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.

PKS DPRD Jatim Tagih Bukti Keberpihakan Jamkrida ke UMKM Sebelum Disuntik Modal

Lilik menilai kejelasan kajian kelayakan menjadi hal krusial agar DPRD dapat memastikan tambahan modal benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

83 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Makkah, DPR RI Minta Pemerintah Jamin Keselamatan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania meminta pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.

DPRD Surabaya Ingatkan ASN Harus Optimal Layani Publik saat Lebaran

Menurut Azhar, sejumlah perangkat daerah memiliki layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga dan tidak mengenal jeda pelayanan.