Selasa, 10 Mar 2026 17:43 WIB

Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Pembangunan Kependudukan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memimpin FGD. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memimpin FGD. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045 dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029, yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto, Selasa (10/3/2026).

​FGD ini menghadirkan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Lilik Sugiharti yang memberikan evaluasi mendalam terkait indikator kependudukan dan kerangka berpikir pembangunan yang akuntabel.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Perintahkan Tim Prameswari-PSC hingga PMI Maksimal Layani Warga

​Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan penguatan mengenai pentingnya pemahaman indikator kinerja di setiap unit kerja.

Ia menekankan bahwa setiap program yang direncanakan harus memiliki orientasi hasil (outcome) yang jelas bagi masyarakat, bukan sekadar penyerapan anggaran.

Baca Juga: Kecanduan Judi Online, Mantan Pekerja Pabrik di Mojokerto Nekat Curi Truk Crane

​"Pembangunan kependudukan harus terukur. Setiap rupiah yang dianggarkan harus memberikan manfaat nyata. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami fungsi dan indikator kinerja pada unit kerjanya masing-masing agar akuntabilitas kinerja instansi terus meningkat," kata Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

​Penyusunan peta jalan ini menitikberatkan pada integrasi program antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat isu kependudukan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan banyak pihak.

Baca Juga: Momen Nuzulul Quran, An Namiroh Mojokerto Beri Diskon Umrah Rp7,5 Juta bagi Penghafal Al Quran

​Ning Ita berharap melalui diskusi intensif dengan narasumber ahli, setiap OPD dapat membedah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk memastikan keselarasan antara kegiatan dengan target capaian kinerja.

​"Kita harus bersinergi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk mempertajam program agar target-target yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan dapat tercapai secara maksimal dan akuntabel," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

21 Terminal Penumpang Pelindo Regional 3 Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026

Upaya ini dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama arus mudik lebaran.

Pemkab Jember Perkuat Sinergi Pembangunan dan Dorong Ekonomi Daerah

Melalui program Bunga Desaku, pemerintah daerah akan turun langsung ke desa dan kelurahan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

BPKH Gelar Semarak Ramadan Berbagi di Malang, Beri Bingkisan ke Anak Yatim hingga Bukber

BPKH berharap kegiatan ini dapat menyebarkan kebahagiaan Ramadan sekaligus memperkuat dampak positif pengelolaan dana haji bagi masyarakat luas.

Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Waduk Sambikerep Surabaya

Kabid Darlog BPBD Surabaya, Linda Novanti mengatakan, korban ditemukan dengan kondisi masih didasar waduk sekitar tiga meter dari posisi awal tenggelam.

DPRD Surabaya Ingatkan ASN Pemkot Tidak Gunakan Mobil Dinas saat Mudik

Selain melanggar aturan, sebagian kendaraan dinas kini berbasis listrik sehingga dinilai tidak mendukung perjalanan jauh ke luar kota.

Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya Buka Layanan 24 Jam Selama Libur Lebaran

Pelanggan tetap dapat menyampaikan keluhan maupun laporan gangguan melalui call center, WhatsApp Center, serta aplikasi CIS selama libur lebaran.