Selasa, 21 Jul 2026 21:41 WIB

Pemkab Jember Gelar Safari Ramadan dengan Kader Posyandu: Perkuat UHC hingga Tekan Stunting

Pemkab Jember saat safari Ramadan dengan kader posyandu. (Dok. Diskominfo Jember).
Pemkab Jember saat safari Ramadan dengan kader posyandu. (Dok. Diskominfo Jember).

selalu.id - Ratusan kader posyandu dari berbagai desa di Kecamatan Kalisat berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di Balai Desa Sumber Jeruk, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Jember ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhamad Fawait bersama jajaran OPD, Muspika Kalisat, serta para kepala desa se-Kecamatan Kalisat.

Baca Juga: Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Safari Ramadan tersebut menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah dengan para kader posyandu yang selama ini berperan penting dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Bupati Jember Muhamad Fawait dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan berbagai program pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Safari Ramadan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga sarana menyampaikan program pemerintah seperti UHC dan Peta Cinta, sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan sosialisasi secara langsung karena tidak semua masyarakat memiliki akses terhadap media digital atau informasi daring.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Jember telah membentuk Satgas Stunting, AKI dan AKB untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan kesehatan ibu dan anak.

"Para kader posyandu diharapkan dapat membantu mengidentifikasi ibu hamil berisiko tinggi maupun anak yang terindikasi stunting, ini agar segera mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan," tegas Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.

Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Menurut dia, penanganan stunting harus dilakukan secara tepat karena setiap kasus memiliki penyebab yang berbeda, mulai dari faktor bawaan hingga kekurangan gizi.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemkab Jember berharap sinergi antara pemerintah dan kader posyandu dapat semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.