Kamis, 03 Sep 2026 12:54 WIB

Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila

Kedatangan Pesawat Wings Air saat transit di Nandara Notohadinegoro Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).
Kedatangan Pesawat Wings Air saat transit di Nandara Notohadinegoro Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk menghadirkan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas daerah.

Bertempat di Bandara Notohadinegoro, Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan kembali operasional penerbangan rute Jember–Surabaya pulang pergi (PP), yang diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Peresmian tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Kembalinya rute Jember–Surabaya melengkapi konektivitas udara yang sebelumnya telah menghubungkan Jember dengan Jakarta dan Bali.

Rute penerbangan ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Pesawat berangkat dari Surabaya pukul 09.05 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB. Sementara dari Jember, penerbangan dijadwalkan lepas landas pukul 10.30 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.20 WIB.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyebut peresmian rute tersebut sebagai momen bersejarah yang menandai semakin terbukanya akses Jember menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

"Hari ini bukan sekadar membuka kembali jalur penerbangan. Ini adalah simbol kebangkitan Jember untuk terhubung lebih kuat dengan pusat-pusat ekonomi dan investasi. Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kita menunjukkan bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan kemajuan bagi daerah," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Gus Fawait mengatakan keterbatasan akses transportasi selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu tantangan yang menghambat percepatan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, penguatan konektivitas menjadi prioritas untuk mendorong mobilitas masyarakat, meningkatkan arus investasi, memperluas peluang usaha, dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Pihaknya pun optimistis kehadiran kembali penerbangan Jember–Surabaya akan memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan, pariwisata, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Selain itu, jalur udara tersebut juga akan mempermudah masyarakat dalam menjangkau berbagai kebutuhan bisnis dan layanan di ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Gus Fawait turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam mewujudkan kembali operasional penerbangan tersebut, mulai dari pemerintah pusat, anggota DPR RI, pihak maskapai, hingga masyarakat yang terus mendukung pengembangan Bandara Notohadinegoro.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Jika sinergi seperti ini terus terjaga, saya yakin Jember akan semakin maju dan mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur," tegasnya.

Peresmian penerbangan Jember–Surabaya PP menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun konektivitas yang lebih baik.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.