Selasa, 08 Sep 2026 05:44 WIB

Berkunjung ke Surabaya, UKP Pariwisata Dorong Wisata Berbasis Budaya

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) saat melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya. (Dok. Istimewa).
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) saat melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya sebagai bagian dari penguatan destinasi wisata religi nasional.

Kunjungan ini merupakan bagian dari gerakan “Together, We Unlock Indonesia”, yang mendorong kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya dan nilai-nilai spiritual.

Baca Juga: Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Pimpinan UKP Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan bahwa kawasan Sunan Ampel memiliki nilai historis, keagamaan, sekaligus ekonomi yang kuat bagi masyarakat.

“Wisata religi seperti Sunan Ampel ini bukan hanya tempat ziarah, tetapi juga pusat pergerakan ekonomi rakyat. Di sini kita melihat budaya, spiritualitas, dan UMKM tumbuh bersama. Inilah wajah pariwisata Indonesia yang hidup,” ungkapnya, Minggu (1/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Zita melakukan ziarah serta berdialog dengan pengelola kawasan dan pelaku UMKM di sekitar area Ampel.

Suasana Ramadan menghadirkan aktivitas yang khas, mulai dari jamaah yang beribadah hingga masyarakat yang berinteraksi di sentra kuliner dan pusat oleh-oleh menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Zita menyampaikan bahwa wisata religi memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus memperluas dampak ekonomi berbasis masyarakat.

“Kita harus menjaga dan merawat destinasi seperti ini. Wisata religi tidak hanya menguatkan nilai spiritual, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Inilah bentuk pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kunjungan ini juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan destinasi dalam negeri sebagai pilihan utama, khususnya pada momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

“UKP Pariwisata mengajak kalian semua, nanti Lebaran di Indonesia saja. Beritahu kepada seluruh warga di Indonesia maupun mancanegara bahwa Indonesia itu indah dan kaya akan budaya," jelas Zita.

Melalui kunjungan ini, UKP Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan wisata religi sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata nasional yang berbasis budaya, nilai keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.