Kamis, 23 Jul 2026 05:20 WIB

Berkunjung ke Surabaya, UKP Pariwisata Dorong Wisata Berbasis Budaya

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) saat melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya. (Dok. Istimewa).
Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) saat melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata (UKP Pariwisata) melakukan kunjungan ke kawasan Masjid Sunan Ampel di Surabaya sebagai bagian dari penguatan destinasi wisata religi nasional.

Kunjungan ini merupakan bagian dari gerakan “Together, We Unlock Indonesia”, yang mendorong kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya dan nilai-nilai spiritual.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pimpinan UKP Pariwisata, Zita Anjani, menegaskan bahwa kawasan Sunan Ampel memiliki nilai historis, keagamaan, sekaligus ekonomi yang kuat bagi masyarakat.

“Wisata religi seperti Sunan Ampel ini bukan hanya tempat ziarah, tetapi juga pusat pergerakan ekonomi rakyat. Di sini kita melihat budaya, spiritualitas, dan UMKM tumbuh bersama. Inilah wajah pariwisata Indonesia yang hidup,” ungkapnya, Minggu (1/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Zita melakukan ziarah serta berdialog dengan pengelola kawasan dan pelaku UMKM di sekitar area Ampel.

Suasana Ramadan menghadirkan aktivitas yang khas, mulai dari jamaah yang beribadah hingga masyarakat yang berinteraksi di sentra kuliner dan pusat oleh-oleh menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Zita menyampaikan bahwa wisata religi memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas budaya sekaligus memperluas dampak ekonomi berbasis masyarakat.

“Kita harus menjaga dan merawat destinasi seperti ini. Wisata religi tidak hanya menguatkan nilai spiritual, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Inilah bentuk pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.

Kunjungan ini juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan destinasi dalam negeri sebagai pilihan utama, khususnya pada momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

“UKP Pariwisata mengajak kalian semua, nanti Lebaran di Indonesia saja. Beritahu kepada seluruh warga di Indonesia maupun mancanegara bahwa Indonesia itu indah dan kaya akan budaya," jelas Zita.

Melalui kunjungan ini, UKP Pariwisata menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan wisata religi sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata nasional yang berbasis budaya, nilai keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.