Selasa, 21 Jul 2026 22:19 WIB

Midtown Hotels Bagikan Sederet Rahasia ke Mahasiswa dalam Kelola Narasi hingga Krisis 

PERHUMAS Muda Surabaya Raya dalam program Company Visit ke Midtown Residence Surabaya. (Dok. Midtown Hotel Surabaya).
PERHUMAS Muda Surabaya Raya dalam program Company Visit ke Midtown Residence Surabaya. (Dok. Midtown Hotel Surabaya).

selalu.id - Midtown Hotels Indonesia menyambut 19 mahasiswa dari PERHUMAS Muda Surabaya Raya dalam program Company Visit ke Midtown Residence Surabaya, Jalan Ngagel Surabaya, Selasa (24/2/2026).

Program ini menjadi wadah bagi PERHUMAS Muda Surabaya Raya yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai universitas untuk belajar mengenai penyusunan narasi kehumasan dan penanganan krisis komunikasi di industri perhotelan. 

Baca Juga: Wadahi Kreativitas Anak-anak, Midtown Hotel Surabaya Gelar Lomba Mewarnai

Penyusunan narasi haruslah dibangun sebaik mungkin untuk membentuk branding dan reputasi jangka panjang bagi sebuah brand.
 
Seorang Public Relations perlu untuk melihat identitas brand dalam menyusun adanya narasi. 

Jaringan Midtown Hotels Indonesia terdiri dari Midtown Xpress, Midtown Hotel Surabaya, Midtown Residence, Crown Prince, Verwood Hotel, dan Serviced Residence Surabaya. 

Corporate Public Relations Midtown Hotels Indonesia, Kus Andi mengatakan bahwa setiap lini hotel dalam jaringan ini, memiliki identitas brand yang berbeda-beda. 

Oleh sebab itu, pemilihan narasi harus disesuaikan dengan identitas masing-masing.
 
Kus Andi menegaskan bahwa narasi yang disampaikan perlu juga disesuaikan dengan jenis medianya. 

Baca Juga: Momen Hari Kartini, Midtown Hotel Surabaya Ajak Perempuan Sehat dan Percaya Diri

Narasi dalam media massa cenderung bersifat kredibel yang memuat informasi resmi seperti ESG/CSR, Official News. 

Sedangkan dalam media sosial yang cenderung bersifat cepat, perlu diperhatikan adanya storytelling, interaktivitas seperti pengalaman tamu, dan aktivitas karyawan.

Pendekatan strategis ini memastikan bahwa narasi yang disampaikan tidak hanya relevan, tetapi juga mencerminkan nilai pengalaman guest-centric yang diusung oleh perusahaan, seperti kemudahan layanan digital, keakraban pengalaman lokal, dan kepuasan tamu yang konsisten di setiap properti hotelnya.
 
"Krisis komunikasi datang secara tak terduga. Oleh sebab itu perlu adanya persiapan yang matang sejak tahapan pra-krisis. Sebelum krisis terjadi, hotel telah menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP)," jelasnya.

Baca Juga: Semangat Hari Kartini Menggema di Midtown Hotel Indonesia

Di saat krisis, kata Kus Andi, diperlukan analisa krisis, respon cepat, dan adanya satu juru bicara untuk menyampaikan pesan ke publik. 

Tak hanya itu, adanya hubungan dengan media menjadi penting dalam pengelolaan reputasi, terutama saat krisis.
 
Rangkaian acara dilanjutkan dengan adanya sesi diskusi interaktif. Terlihat adanya antusiasme dari teman-teman PERHUMAS Muda Surabaya Raya yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai praktik Public Relations dalam dunia perhotelan itu. 

Dalam sesi diskusi ini, Kus Andi meminta mahasiswa untuk memposisikan diri sebagai Public Relations yang diharuskan untuk menangani krisis, dan terlihat adanya diskusi yang menarik di mana mahasiswa diharuskan untuk memutar otak, melihat situasi krisis yang terjadi, dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melindungi reputasi perusahaan.
 
“Dalam pernyataan bersama, Jessica dari Universitas Dr.Soetomo Surabaya, Evlen dan Zada dari UNAIR menekankan bahwa dunia Public Relations yang sesungguhnya tidak hanya sekadar teori belaka, namun benar-benar dipraktikkan di dunia nyata, bagaimana krisis ini terjadi secara nyata. Dan dalam manajemen krisis yang terjadi diperlukan adanya perencanaan secara matang baik dari seorang Public Relations," paparnya.
 
Company Visit ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana praktik nyata dalam dunia kehumasan, dan menjadikan pengalaman yang ada sebagai pembelajaran berharga ketika mereka berkarir dalam bidang Public Relations nantinya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.