Rabu, 22 Jul 2026 19:00 WIB

Cara Rawat Pakaian saat Musim Hujan Agar Tak Bau dan Tahan Lama Menurut Pakar

Ilustrasi pakaian yang selesai dicuci. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pakaian yang selesai dicuci. (Dok. Freepik).

selalu.id - Pakar dan pemerhati mode Dewi Utari membagikan beberapa tips dalam merawat pakaian sehari-hari untuk menjaga kualitas dan ketahanan pakaian saat musim hujan.

"Cuci dengan baik dan benar. Keringkan dengan baik, jangan biarkan pakaian basah terlalu lama, segera keringkan setelah terkena hujan," kata Dewi baru-baru ini.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini

Dewi mengatakan dalam mencuci pakaian pastikan untuk mencucinya sesuai petunjuk pada label pakaian. Gunakan deterjen yang lembut dan hindari pemutih yang dapat merusak serat kain.

Saat menjemur, pastikan di tempat yang teduh atau menggunakan pengering. Dewi juga menyarankan untuk menghindari menjemur di bawah sinar matahari langsung agar tidak merusak kain yang sensitif.

Baca Juga: Sederet Cara PMI Surabaya Deteksi Dini Penyakit Menular di Tengah Cuaca Ekstrem

"Pastikan pakaian disimpan di tempat yang kering dan berventilasi baik. Hindari menyimpan pakaian dalam keadaan lembap, karena dapat menyebabkan jamur dan bau tidak sedap," jelasnya.

Untuk menyetrika pakaian yang tahan air, juga perlu diperhatikan mengenai suhunya. Biasanya pakaian jenis gore-tex, nylon, poliester, vinil atau PVC yang tahan air tidak perlu disetrika atau hanya perlu suhu rendah.

Baca Juga: Fenomena Baru Muncul di Indonesia, Begini Imbauan Penting dari BMKG

"Dengan merawat pakaian Anda dengan baik, Anda dapat memperpanjang umur pakai dan menjaga agar tetap dalam kondisi baik selama musim hujan," pungkas Dewi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.