Rabu, 11 Feb 2026 14:15 WIB

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Feb 2026 08:12 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat kegiatan reses. (Dok. Istimewa).
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat kegiatan reses. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menyoroti kondisi bangunan TK Harapan Ibu di RW 2 Kedurus, Karangpilang yang hampir ambruk. Temuan ini saat Yona melakukan kegiatan reses, Selasa (10/2/2026).

Warga menilai gedung sekolah yang telah berdiri sejak 2001 itu kini membahayakan keselamatan puluhan anak didik.

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Sekolah pendidikan anak usia dini tersebut saat ini menampung sekitar 40 murid TK A dan TK B. Namun, kondisi fisik bangunan yang lapuk dan retak membuat orang tua murid khawatir sewaktu-waktu bisa roboh.

Pihak sekolah mengungkapkan bahwa proposal perbaikan sebenarnya sudah diajukan ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya dan sempat ditinjau. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan.

Keluhan tersebut menjadi isu paling mendesak di antara berbagai aspirasi warga yang disampaikan perwakilan sembilan RT.

Keselamatan anak-anak dinilai tak bisa lagi menunggu proses birokrasi yang berlarut.

Menanggapi hal itu, Yona Bagus yang akrab disapa Cak Yebe meminta pengelola sekolah segera menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar bisa segera dikawal dalam pembahasan anggaran.

“Untuk TK Harapan Ibu dan MI Baitul Rohman, segera susun RAB lalu kirim ke saya. Kita dorong supaya ada solusi yang jelas dan cepat,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Ia menegaskan, fungsi DPRD bukan hanya soal regulasi dan anggaran di atas kertas, tetapi juga memastikan persoalan warga di tingkat kampung mendapatkan penyelesaian nyata.

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.

Selain persoalan sekolah, warga juga mengusulkan pembenahan Balai RW, pengadaan kursi kegiatan warga, perbaikan pagar kelompok tani, bantuan alat kesehatan dasar untuk Kader Surabaya Hebat (KSH), hingga meja belajar untuk kegiatan sinau bareng anak-anak.

Dalam forum tersebut, Cak Yebe langsung menyampaikan sejumlah komitmen bantuan, di antaranya Rp5 juta untuk Poktan Srikandi, Rp10 juta untuk pembangunan sosoran Balai RW, serta dukungan pengadaan kursi warga secara bertahap.

Baca Juga: Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Ia juga menawarkan solusi administratif bagi warga ber-KTP Surabaya yang belum memiliki hunian tetap melalui skema pendaftaran rumah susun.

Menariknya, Cak Yebe mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Kedurus karena pernah bersekolah di kawasan tersebut.

“Kedurus punya kenangan tersendiri bagi saya. Karena itu saya ingin persoalan warga di sini benar-benar mendapat perhatian,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.

PDS Gelar Edukasi Keselamatan Kebakaran untuk Anak-anak dalam Rangka Bulan K3

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Barunawati ini diikuti sebanyak 44 anak TK dan 29 siswa kelas 1 SD Barunawati Surabaya.