Selasa, 20 Okt 2026 13:27 WIB

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Feb 2026 08:12 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat kegiatan reses. (Dok. Istimewa).
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko saat kegiatan reses. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menyoroti kondisi bangunan TK Harapan Ibu di RW 2 Kedurus, Karangpilang yang hampir ambruk. Temuan ini saat Yona melakukan kegiatan reses, Selasa (10/2/2026).

Warga menilai gedung sekolah yang telah berdiri sejak 2001 itu kini membahayakan keselamatan puluhan anak didik.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Sekolah pendidikan anak usia dini tersebut saat ini menampung sekitar 40 murid TK A dan TK B. Namun, kondisi fisik bangunan yang lapuk dan retak membuat orang tua murid khawatir sewaktu-waktu bisa roboh.

Pihak sekolah mengungkapkan bahwa proposal perbaikan sebenarnya sudah diajukan ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya dan sempat ditinjau. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan.

Keluhan tersebut menjadi isu paling mendesak di antara berbagai aspirasi warga yang disampaikan perwakilan sembilan RT.

Keselamatan anak-anak dinilai tak bisa lagi menunggu proses birokrasi yang berlarut.

Menanggapi hal itu, Yona Bagus yang akrab disapa Cak Yebe meminta pengelola sekolah segera menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar bisa segera dikawal dalam pembahasan anggaran.

“Untuk TK Harapan Ibu dan MI Baitul Rohman, segera susun RAB lalu kirim ke saya. Kita dorong supaya ada solusi yang jelas dan cepat,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Ia menegaskan, fungsi DPRD bukan hanya soal regulasi dan anggaran di atas kertas, tetapi juga memastikan persoalan warga di tingkat kampung mendapatkan penyelesaian nyata.

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.

Selain persoalan sekolah, warga juga mengusulkan pembenahan Balai RW, pengadaan kursi kegiatan warga, perbaikan pagar kelompok tani, bantuan alat kesehatan dasar untuk Kader Surabaya Hebat (KSH), hingga meja belajar untuk kegiatan sinau bareng anak-anak.

Dalam forum tersebut, Cak Yebe langsung menyampaikan sejumlah komitmen bantuan, di antaranya Rp5 juta untuk Poktan Srikandi, Rp10 juta untuk pembangunan sosoran Balai RW, serta dukungan pengadaan kursi warga secara bertahap.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Ia juga menawarkan solusi administratif bagi warga ber-KTP Surabaya yang belum memiliki hunian tetap melalui skema pendaftaran rumah susun.

Menariknya, Cak Yebe mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Kedurus karena pernah bersekolah di kawasan tersebut.

“Kedurus punya kenangan tersendiri bagi saya. Karena itu saya ingin persoalan warga di sini benar-benar mendapat perhatian,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.