Kamis, 22 Okt 2026 01:57 WIB

Purbaya Ancam Rombak Lagi Ditjen Bea Cukai Bila Tak Mampu Lindungi Pasar Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Instagram @purbaya).
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Instagram @purbaya).

selalu.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai harus mampu melindungi pasar dalam negeri atau pasar lokal.

Purbaya mengatakan tidak segan untuk kembali merotasi jabatan di Ditjen Bea dan Cukai jika mengecewakan.

Baca Juga: Ketika China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI, Begini Penjelasan Purbaya

"Ke depan kita tidak boleh main-main lagi karena di posisi yang baru akan dimonitor dengan ketat. Dan kalau ada hal yang mengecewakan, jangan main-main lagi, saya akan atur ulang lagi," tegas Purbaya dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Ia menekankan bahwa kerja, khususnya di bawah Ditjen Bea dan Cukai harus serius dan lebih dalam.

Baca Juga: Bos Rokok HS Dibidik KPK, Ini Dugaan Perkaranya

"Jadi kalau saya ngomong sekali jangan dianggap saya lupa, saya akan ingat terus. Kalau misalnya saya bilang balpres di proses dong sampai pemainnya," jelas Purbaya.

Purbaya mengatakan bahwa Ditjen Bea dan Cukai ada di garis terdepan untuk melindungi potensi pendapatan negara.

Baca Juga: Kabar Baik Bagi Lulusan SMA, Bea Cukai Buka Rekrutmen di Seluruh Indonesia

Dirinya memberikan atensi khusus kepada pasar dalam negeri yang kian digerus perdagangan ilegal.

"Jadi kita semua berada di lini terdepan untuk menjaga pasar dalam negeri dan domestic demand dari persaingan yang tidak fair, dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi dari luar negeri. Kalau kita tidak bisa jaga, cukai saya turun, pajak saya juga turun, saya rugi. Kita semua dirugikan," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.