Selasa, 21 Jul 2026 03:50 WIB

Jadi Pilot Project Nasional, DPRD Surabaya Soroti 239.277 KK DTSEN Tak Ditemukan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 18:39 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Kota Surabaya yang ditunjuk sebagai pilot project nasional Program Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) justru masih menyisakan pekerjaan rumah besar. 

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Sebanyak 239.277 kepala keluarga (KK) tercatat belum terverifikasi atau masuk kategori tidak ditemukan.

 

Persoalan ini menjadi sorotan serius DPRD Kota Surabaya dalam rapat kerja bersama jajaran Pemerintah Kota Surabaya di Gedung DPRD, Rabu (14/1/2025).

 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau akrab disapa Cak Yebe, mengapresiasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai surveyor DTSEN. 

 

Namun, ia menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat Pemkot lengah terhadap ribuan data warga yang belum terverifikasi.

 

“DPRD mengapresiasi kerja keras ASN di lapangan. Pendataan DTSEN ini bukan pekerjaan mudah, butuh tenaga, ketelitian, dan kesabaran tinggi,” ujar Cak Yebe.

 

Meski demikian, Cak Yebe menegaskan bahwa angka 239.277 KK tidak ditemukan harus segera dituntaskan. Ia menjelaskan, kategori tidak ditemukan bukan semata karena kelalaian petugas, melainkan dipengaruhi dinamika masyarakat perkotaan.

 

“Warga sudah dikunjungi lebih dari dua kali, tapi tidak ditemui sesuai alamat. Ada yang pindah kecamatan, ada yang keluar kota, bahkan ada yang sudah tidak menetap,” jelasnya.

 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Cak Yebe mengingatkan, posisi Surabaya sebagai daerah percontohan nasional membuat persoalan data ini menjadi sorotan banyak pihak. 

 

Terlebih, Pemkot Surabaya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional, dan program DTSEN juga mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur.

 

“Bu Gubernur bahkan meminta pendataan DTSEN dilakukan serentak di 37 kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan Surabaya sebagai starter atau contoh. Jangan sampai daerah lain justru lebih cepat selesai daripada Surabaya,” tegasnya.

 

Komisi A DPRD Surabaya juga menyoroti metode pendataan yang saat ini masih mengandalkan ASN sebagai surveyor lapangan. Menurut Cak Yebe, pendekatan tersebut perlu dievaluasi, terutama untuk kawasan perumahan menengah ke atas, cluster premium, hingga apartemen.

 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

“Karakter pemukiman ini berbeda. Akses terbatas, sistem keamanan ketat, tidak bisa disamakan dengan kampung padat penduduk,” katanya.

 

Untuk itu, ia mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) melibatkan asosiasi pengembang seperti APERSI dan REI Surabaya agar membantu memfasilitasi tim surveyor dalam mendata warga di kawasan perumahan dan apartemen.

 

Sebagai langkah percepatan, DPRD juga meminta Pemkot Surabaya melakukan jemput bola dengan melibatkan perangkat kewilayahan hingga tingkat paling bawah.

 

“RT dan RW itu ujung tombak. Mereka tahu persis kondisi warganya. Kalau dilibatkan aktif, saya yakin pendataan DTSEN bisa lebih cepat dan akurat,” pungkas Cak Yebe.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.