Minggu, 19 Jul 2026 07:50 WIB

DPRD Surabaya Bakal Panggil Lagi DPRKPP Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari

Penampakan terkini proyek pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang disegel Satpol PP Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Penampakan terkini proyek pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang disegel Satpol PP Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - DPRD Surabaya bakal segera memanggil Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) soal proyek ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari.

“Update terakhir sudah di hearingkan oleh Komisi C (DPRD Surabaya), dan hasil resumenya adalah menunda operasional dari PT Wulandaya Cahaya Lestari sampai dipenuhi ijinnya yang dibutuhkan oleh DPRKPP sebagai kelengkapan operasional,” kata Achmad Nurdjayanto, anggota Komisi C DPRD Surabayabsaat dihubungi selalu.id, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Sejak awal pembangunan gedung setinggi 80 meter milik PT Wulandaya Cahaya Lestari itu dikerjakan, diketahui melakukan banyak pelanggaran.

Perusahaan tersebut abai pada keamanan dan kenyamanan warga sekitar dan para pekerja proyek.

Lebih fatalnya lagi, pemrakarsa tanpa segan melakukan melakukan pengujian tiang pondasi sebelum konstruksi massal untuk memastikan desain pondasi aman dan sesuai standar (test pile).

Persetujuan teknis terbatas untuk uji pondasi yang diberikan oleh DPRKPP dijadikan dasar oleh PT Wulandaya Cahaya Lestari sebagai izin test pile.

Padahal, menurut Putu Rudy Setiawan, pengamat tata kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dalam aturannya izin tersebut tidak ada.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

“Kami berharap rekomendasi dari DPRKPP dapat memberikan rasa aman bagi warga masyarakat, baik dari sisi bangunan maupun potensi konflik sosial bagi warga sekitar,” jelas Achmad menanggapi kesalahan PT Wulandaya Cahaya Lestari dalam mengartikan surat persetujuan teknis dari DPRKPP.

Achmad menambahkan, untuk memastikan keamanan proyek pembangunan gedung bertingkat itu, pihaknya akan kembali memanggil DPRKPP dan ahli.

Politisi Partai Golkar ini juga mewanti-wanti DPRKPP agar kasus PT Wulandaya Cahaya Lestari tidak terulang pada proyek-proyek pembangunan di Kota Pahlawan.

“DPRKPP harus lebih berhati-hati dalam menerbitkan izin yg menyangkut keselamatan bangunan bagi warga sekitar,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Hingga kini, lokasi proyek masih disegel dengan pita garis Satpol PP. Semua kegiatan konstruksi di sana berhenti total.

Diketahui, perseteruan antara warga dengan PT Wulandaya Cahaya Lestari terkait pembangunan gedung di Jalan Basuki Rahmat nomor 165-167, Surabaya itu disebut telah selesai.

Meski begitu, soal izin, PT Wulandaya Cahaya Lestari telah melanggar peraturan. Mereka bekerja seenaknya sendiri dan seolah tidak ada yang berani menyentuh proyeknya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tersebut menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola di Kota Delta.

520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Selain trofi dan uang pembinaan di setiap cabang lomba, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyiapkan hadiah paket umrah bagi para juara.