Minggu, 01 Feb 2026 21:39 WIB

Insiden Dugaan Pelecehan Siswi SMP di Suroboyo Bus, DPRD Desak Evaluasi Total Transportasi Publik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Jan 2026 20:17 WIB
Salah satu armada Suroboyo Bus
Salah satu armada Suroboyo Bus

selalu.id - Insiden pelecehan seksual terhadap siswi SMP di dalam Suroboyo Bus menjadi tamparan bagi predikat Kota Layak Anak Surabaya. 

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota segera mengevaluasi total keamanan transportasi publik.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Kejadian ini berawal dari insiden yang terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB itu langsung menuai sorotan DPRD Kota Surabaya. Kasus tersebut menunjukkan masih adanya celah serius dalam sistem keamanan transportasi umum.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Menurutnya, transportasi publik semestinya menjadi ruang aman, bukan justru memunculkan trauma, terutama bagi anak-anak dan perempuan.

“Ini alarm keras. Jangan sampai Surabaya menyandang predikat Kota Layak Anak, tapi ruang publiknya justru tidak aman,” kata Achmad, Minggu (11/1/2026).

Kasus ini terungkap saat korban turun bersama ibunya di Halte Jalan Urip Sumoharjo. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi bus yang padat untuk melakukan aksi pelecehan. 

Menyadari anaknya menjadi korban, sang ibu berteriak hingga memicu perhatian warga sekitar.

Pelaku sempat melarikan diri ke permukiman warga, namun pelariannya terhenti di sebuah gang buntu. Warga yang geram mengepung pelaku sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Menanggapi peristiwa tersebut, Achmad mendesak Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera melakukan evaluasi total terhadap pengamanan armada Suroboyo Bus. Ia mengusulkan pemisahan area penumpang secara lebih tegas sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

“Bisa dibuat skema perempuan di depan, laki-laki di belakang. Ini proteksi awal agar ruang gerak pelaku kejahatan seksual semakin sempit,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan optimalisasi peran helper di dalam bus. Menurutnya, helper tidak hanya bertugas membantu operasional, tetapi juga harus menjadi garda awal pengawasan keamanan penumpang.

“Helper harus aktif mengawasi, memberi peringatan, dan mensosialisasikan mekanisme pelaporan jika terjadi tindak kriminal,” tegasnya.

Achmad juga mendorong Dishub memastikan seluruh blind spot di dalam bus terjangkau kamera pengawas. Ia meminta pemasangan CCTV benar-benar efektif dan dilengkapi tanda larangan tindakan asusila yang mudah terlihat.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

“Harus ada peringatan tegas bahwa bus diawasi CCTV dan pelaku bisa diproses hukum. Ini penting untuk efek jera,” tandas legislator Fraksi Golkar tersebut.

Terpisah, Dinas Perhubungan Kota Surabaya memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan transportasi publik pasca kejadian tersebut. Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum Dishub Surabaya, Eni Sugiharti Fajarsari, menyatakan pihaknya tidak akan mengabaikan insiden ini.

“Pengawasan di dalam bus selama ini dilakukan oleh helper. Namun kejadian ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memperkuat keamanan penumpang,” ujarnya.

Eni menjelaskan, Suroboyo Bus sebenarnya telah menerapkan zonasi tempat duduk, dengan kursi pink bagi penumpang perempuan dan kursi oranye untuk penumpang umum. Meski demikian, Dishub menilai perlu penguatan pengawasan agar aturan tersebut berjalan efektif.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.