Selasa, 20 Okt 2026 06:00 WIB

Muak Gaduh, Ribuan Massa Turun Jalan Suarakan Jogo Probo

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 05 Jan 2026 20:06 WIB
Aksi massa Jogo Probo saat menggelar demonstrasi
Aksi massa Jogo Probo saat menggelar demonstrasi

selalu.id – Pemandangan kontras yang mencengangkan terjadi di Kabupaten Probolinggo, Senin (5/1/2025). Sekelompok kecil dari Aliansi LSM yang menggelar demonstrasi dengan 10 orang justru mati kutu saat "diluruk" oleh gelombang ribuan massa yang mengatasnamakan diri "Jogo Probo". 

Aksi ribuan massa itu dilakukan lantaran muak dengan kelakuan LSM tersebut yang acap kali membuat kegaduhan demi kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

Baca Juga: Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Gerakan seruan warga ini diklaim murni lahir dari spontanitas. Kabar mengenai rencana aksi demo dari kelompok kecil yang dinilai masyarakat kerap mencari kesalahan dan menciptakan kegaduhan demi keuntungan pribadi, memicu kemarahan kolektif warga.

Masyarakat yang mengaku sudah bosan dan lelah dengan "ancaman sedikit-sedikit demo" yang menghambat kinerja pemerintah, akhirnya memutuskan turun ke jalan tanpa komando terpusat.

"Kami datang karena kami sudah muak. Sedikit-sedikit demo, sedikit-sedikit bikin gaduh. Padahal tujuannya cuma untuk kepentingan pribadi dan kelompok mereka saja. Pembangunan jadi terhambat," ujar Rudy salah satu peserta aksi Jogo Probo dengan nada geram.

Baca Juga: Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Aksi ini diangggap menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Probolinggo kini berdiri tegak di belakang pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa gangguan dari oknum-oknum oportunis.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Jogo Probo, Imron, menegaskan bahwa kehadiran ribuan orang ini adalah bentuk "pagar betis" masyarakat terhadap daerahnya. Ia memperingatkan kelompok-kelompok kecil tersebut untuk berhenti mengganggu stabilitas Kabupaten Probolinggo.

"Kami siap datang kapan saja tanpa diperintah, kami bergerak karena hati nurani. Kami siap menghadapi siapapun yang menghalangi pembangunan daerah menjadi lebih baik," tegas Imron di hadapan massa.

Baca Juga: Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi 4 Orang, Ini Daftar Namanya

Melihat jumlah pendemo lawan yang hanya segelintir, Imron menekankan bahwa kekuatan rakyat yang sebenarnya jauh lebih besar daripada yang terlihat hari ini.

"Ini belum seberapa. Jika mereka masih coba main-main dan bikin rusuh lagi, akan ada massa yang jauh lebih besar lagi yang siap turun," pungkasnya yang disambut riuh semangat ribuan warga.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).