Jumat, 04 Sep 2026 14:13 WIB

Muak Gaduh, Ribuan Massa Turun Jalan Suarakan Jogo Probo

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 05 Jan 2026 20:06 WIB
Aksi massa Jogo Probo saat menggelar demonstrasi
Aksi massa Jogo Probo saat menggelar demonstrasi

selalu.id – Pemandangan kontras yang mencengangkan terjadi di Kabupaten Probolinggo, Senin (5/1/2025). Sekelompok kecil dari Aliansi LSM yang menggelar demonstrasi dengan 10 orang justru mati kutu saat "diluruk" oleh gelombang ribuan massa yang mengatasnamakan diri "Jogo Probo". 

Aksi ribuan massa itu dilakukan lantaran muak dengan kelakuan LSM tersebut yang acap kali membuat kegaduhan demi kepentingan pribadi maupun kelompoknya.

Baca Juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Gerakan seruan warga ini diklaim murni lahir dari spontanitas. Kabar mengenai rencana aksi demo dari kelompok kecil yang dinilai masyarakat kerap mencari kesalahan dan menciptakan kegaduhan demi keuntungan pribadi, memicu kemarahan kolektif warga.

Masyarakat yang mengaku sudah bosan dan lelah dengan "ancaman sedikit-sedikit demo" yang menghambat kinerja pemerintah, akhirnya memutuskan turun ke jalan tanpa komando terpusat.

"Kami datang karena kami sudah muak. Sedikit-sedikit demo, sedikit-sedikit bikin gaduh. Padahal tujuannya cuma untuk kepentingan pribadi dan kelompok mereka saja. Pembangunan jadi terhambat," ujar Rudy salah satu peserta aksi Jogo Probo dengan nada geram.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival Pukau Ribuan Warga di Alun-alun Kraksaan

Aksi ini diangggap menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Probolinggo kini berdiri tegak di belakang pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa gangguan dari oknum-oknum oportunis.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi Jogo Probo, Imron, menegaskan bahwa kehadiran ribuan orang ini adalah bentuk "pagar betis" masyarakat terhadap daerahnya. Ia memperingatkan kelompok-kelompok kecil tersebut untuk berhenti mengganggu stabilitas Kabupaten Probolinggo.

"Kami siap datang kapan saja tanpa diperintah, kami bergerak karena hati nurani. Kami siap menghadapi siapapun yang menghalangi pembangunan daerah menjadi lebih baik," tegas Imron di hadapan massa.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival, Ajang Gelaran Kostum Unik di HUT ke-81 RI

Melihat jumlah pendemo lawan yang hanya segelintir, Imron menekankan bahwa kekuatan rakyat yang sebenarnya jauh lebih besar daripada yang terlihat hari ini.

"Ini belum seberapa. Jika mereka masih coba main-main dan bikin rusuh lagi, akan ada massa yang jauh lebih besar lagi yang siap turun," pungkasnya yang disambut riuh semangat ribuan warga.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.