Minggu, 19 Jul 2026 07:52 WIB

Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru Lahirkan Tiga Dukun Pandita Baru

  • Penulis : Inung
  • | Senin, 01 Jun 2026 09:10 WIB
Prosesi Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru Kabupaten Probolinggo di Pure Luhur Paten lereng Gunung Bromo. (Foto: Inung/selalu.id).
Prosesi Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru Kabupaten Probolinggo di Pure Luhur Paten lereng Gunung Bromo. (Foto: Inung/selalu.id).

selalu.id - Prosesi sakral Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru 2026 di Pure Luhur Paten lereng Gunung Bromo Kabupaten Probolinggo melahirkan tiga dukun pandita baru.

‎Yang pertama, yaitu Dukun Pandita dari Desa Ngadi Sari, Kabupaten Probolinggo, Desa Pandan Sari, Kabupaten Probolinggo dan Desa Cedaeng, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

‎Hal itu disampaikan Bambang Suprapto sebagai Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Geger, Mayat Misterius Ditemukan dalam Sumur di Lahan Sengon Probolinggo

‎"Ada tiga dukun pandita yang kami kukuhkan yaitu Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Pandan Sari, Kabupaten Probolinggo, Desa Cedaeng, Kabupaten Pasuruan," katanya, Senin (1/6/2026).‎

‎Dengan dikukuhkan dukun pandita tersebut, Bambang berharap warga suku Tengger Semeru lebih guyub rukun dan tentram.

Baca Juga: Aliansi SAE Patenang Minta Usut Dugaan Pelanggaran Proyek Tol Probowangi di Paiton

‎"Harapannya, kita lebih harmonis sejahtera manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan juga manusia dengan alam harus tetap terjalin," ujarnya.

‎Prosesi sakral Yadnya Kasada tersebut berlangsung khidmad yang dawali pembacaan doa sesuai keyakinan suku Tengger dan diakhiri dengan mengarak hasil bumi seperti sayuran dan buah ke kawah Gunung Bromo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.