Kamis, 04 Jun 2026 05:17 WIB

Diduga Korsleting Listrik Toko di Kayoon Surabaya Terbakar, 10 Unit Damkar Diterjunkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Jan 2026 13:49 WIB
Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pembayaran toko yang terbakar
Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pembayaran toko yang terbakar

selalu.id - Sebuah stand toko permata di kawasan Jalan Kayoon, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, dilaporkan terbakar pada Senin (5/1/2026) pagi.

Informasi yang dihimpun selalu.id berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 07.11 WIB di stand toko permata yang berlokasi di Jl. Kayoon No. 58, Kelurahan Embong Kaliasin. 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Beruntung kebakaran terjadi saat aktivitas perdagangan belum dimulai, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Untuk bangunan aman tidak terimbas karena bangunan kanan kiri adalah tembok bata ringan,” tulis laporan DPKP.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Pemilik stand, Nuri Fansyah (59), diketahui tidak berada di lokasi saat kejadian lantaran kondisi masih pagi dan toko belum beroperasi 

Api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 07.24 WIB, sebelum dilakukan proses pengecekan lanjutan.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, lokasi dinyatakan kondusif pada pukul 07.54 WIB,” tulis laporan.

Sebanyak 10 unit diterjunkan dalam penanganan kebakaran ini, terdiri dari unit tempur dan tim rescue dari sejumlah pos pemadam di Surabaya. Luas area yang terbakar diperkirakan ± 3 x 5 meter, sesuai dengan luas bangunan stand toko tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.