Rabu, 22 Jul 2026 16:37 WIB

Patroli Motor Wali Kota Eri Uji Strategi Pecah Massa Tahun Baru 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Jan 2026 09:52 WIB

selalu.id – Menjelang detik-detik pergantian tahun 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melakukan patroli keamanan di sejumlah titik keramaian Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam.

Patroli dilakukan dengan mengendarai sepeda motor untuk memastikan kondisi keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan padat aktivitas warga.

Baca Juga: Patroli Obyek Vital, Polresta Sidoarjo Perketat Antisipasi 3C dan Premanisme

Rombongan menyisir kawasan Kota Lama, Jembatan Suroboyo di Kenjeran, Jalan Raya Darmo, hingga pusat keramaian Tunjungan Romansa. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan warga dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan nyaman.

Di Pos Pantau Darmo atau Taman Bungkul, Eri Cahyadi memantau kondisi lalu lintas melalui layar CCTV terintegrasi. Ia menilai arus lalu lintas pada malam pergantian tahun ini lebih tertib dibanding tahun sebelumnya.

Eri menyampaikan, pengamanan malam tahun baru tahun ini menerapkan strategi pemecahan massa dengan menghindari penumpukan warga di satu titik.

Pemerintah Kota Surabaya bersama TNI dan Polri menempatkan personel pengamanan di 28 titik strategis serta menggelar kegiatan hiburan berskala kecamatan.

“Konsep kita agar massa tidak menyatu di satu titik. Di Balai Kota ada kegiatan, di Kota Lama juga seperti itu. Dengan TNI-Polri meletakkan pasukan di 28 titik, Alhamdulillah kondisi aman dan lebih tertib,” ujar Eri.

Baca Juga: Polwan Jenggala Sisir Titik Keramaian di Sidoarjo, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Ia juga menjelaskan, Surabaya meniadakan pesta kembang api sebagai bentuk empati atas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera dan Aceh.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara, dan sepakat tidak ada pesta kembang api. Warga lebih banyak berkumpul di wilayahnya masing-masing, sehingga jalanan lebih lengang,” katanya.

Pengamanan diperketat di pintu masuk Surabaya, seperti kawasan Cito di sisi selatan dan akses perbatasan Gresik di sisi barat. Petugas gabungan disiagakan, didukung pemantauan CCTV selama 24 jam.

Baca Juga: Forkopimda Jatim Pantau Tahun Baru, 12 Ribu Personel Dikerahkan

Meski kawasan Tunjungan Romansa mengalami kepadatan karena aktivitas kuliner, personel gabungan tetap berjaga hingga tengah malam untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Menutup tinjauan, Eri Cahyadi menyampaikan pesan kepada warga Kota Surabaya menjelang pergantian tahun.

“Untuk seluruh warga Kota Surabaya, mari kita sambut tahun 2026 dengan optimisme dan kerukunan. Perubahan luar biasa akan terjadi ketika kita rukun,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.