Selasa, 21 Jul 2026 17:43 WIB

Diduga Pemalsuan Tanda Tangan, CEO RS Pura Raharja Surabaya Dilaporkan ke Polisi

selalu.id - Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim, Adhy Karyono (juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur), melalui kuasa hukumnya Syaiful Ma'arif, resmi melaporkan CEO RS Pura Raharja Surabaya, Ishaq Jayabrata, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada Rabu (31/12/2025) petang.

 

Baca Juga: Pemprov Jatim Bakal Rombak Jajaran Direksi PT PWU dan PT JGU

Pelaporan ini dilakukan setelah Ishaq Jayabrata tidak mengindahkan peringatan terakhir yang diberikan untuk meninggalkan posisinya, dengan tenggat waktu 24 jam.

 

"Kami telah memberikan kesempatan selama satu hari penuh, namun pihak yang bersangkutan tidak menanggapi sehingga kami mengambil langkah untuk melaporkan Bapak Ishaq ke Polda Jatim," ujar Syaiful Ma'arif usai melaporkan.

 

Dasar pelaporan adalah dugaan pemalsuan tanda tangan pada surat perpanjangan jabatan Ishaq sebagai CEO. Rasiyo, yang menjabat Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim pada saat surat tersebut dikeluarkan dan kini menjadi Anggota Komisi E DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat, telah memberikan surat pernyataan bahwa ia tidak pernah menandatangani Surat Keputusan Nomor 006/AN-JATIM/X/2021 tentang Penunjukan Pelimpahan Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Rumah Sakit.

 

Baca Juga: Rasiyo Diundang Untuk Klarifikasi Kasus RS Pura Raharja, Ishaq Laporkan Balik Ke Polda Jatim  

"Artinya, surat keputusan yang menjadi dasar perpanjangan jabatan Bapak Ishaq Jayabrata sebagai CEO periode 2021-2026 tidak sah dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat secara hukum," jelas Syaiful.

 

Syaiful menambahkan bahwa Rasiyo telah memberikan dua surat pernyataan sebagai bukti. Surat pertama menyatakan bahwa tanda tangannya diduga dipalsukan oleh pihak tidak dikenal, sedangkan surat kedua menyatakan bahwa RS Pura Raharja merupakan aset milik KORPRI Jatim yang dikelola di bawah naungan Perkumpulan Abdi Negara Jatim. Dalam pelaporan ini, pihaknya juga membawa sebanyak 24 alat bukti mulai dari akta pendirian perkumpulan hingga surat-surat yang digunakan Ishaq sebagai dasar untuk tetap menjabat.

 

Baca Juga: Kasus RS Pura Raharja, Kuasa Hukum Ishaq Jayabrata Sebut Masalah Rumit dan Panjang  

Dikonfirmasi secara terpisah, Rasiyo mengakui adanya dugaan pemalsuan tanda tangannya. "Secara tampilan memang terlihat dipalsukan, dan saya sendiri tidak mengetahui siapa yang melakukan itu," ujarnya. Namun, ia berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara kondusif.

 

"Yang berwenang saat ini adalah Bapak Adhy Karyono sebagai Ketua Umum Perkumpulan Abdi Negara Jatim. Saya berharap beliau bisa bertemu dengan Bapak Imam Utomo sebagai penasihat perkumpulan. Selain itu, Bapak Ishaq Jayabrata jangan hanya asal dipecat karena beliau berjasa besar dalam mengembangkan RS Pura Raharja. Mungkin bisa diberikan posisi sebagai Wakil CEO atau Koordinator Pengawas RS," tambah Rasiyo.

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.