Minggu, 18 Okt 2026 17:23 WIB

Pemprov Jatim Bakal Rombak Jajaran Direksi PT PWU dan PT JGU

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono. (Dok. Humas Pemprov Jatim).
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono. (Dok. Humas Pemprov Jatim).

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) memberikan signal akan melakukan perombakan terhadap jajaran Direksi BUMD.

Saat ini, yang masuk dalam radar revitalisasi perombakan oleh Pemprov yakni PT Panca Wira Usaha (PWU) dan PT Jatim Graha Utama (PGU). Keduanya dinilai kurang memberikan Deviden.

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

Langkah perombakan terhadap jajaran Direksi kedua BUMD tersebut, menyusul adanya rekomendasi dari Panitia khusus (Pansus) DPRD Jatim.

Pemprov menilai performa PT PWU dan PT JGU tidak sebanding dengan besarnya penyertaan modal dengan aset yang dikelola.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono, mengungkapkan bahwa potret yang ditemukan Pansus DPRD Jatim sangat akurat.

Ia menegaskan, pembenahan ini merupakan kelanjutan dari reformasi BUMD yang sudah berjalan sebelumnya.

"Sebetulnya sudah ada beberapa yang kami tindak lanjuti, seperti reformasi di Bank Jatim dan penguatan PT Air Bersih Jatim (ABJ). Sekarang, kami bergeser ke unit lain yang dianggap prioritas untuk direvitalisasi," kata Adhy Karyono, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, ada empat poin fundamental yang menjadi fokus evaluasi pembenahan BUMD ke depan.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Pertama yakni tata kelola: Memperketat sistem pengawasan internal. Kemudian sumber daya manusia: Menempatkan personel yang kompeten dan profesional di struktur manajemen.

Strategi bisnis: Merombak total arah dan sistem bisnis agar lebih profitabel. Transparansi: Mengevaluasi total pelaporan keuangan dan operasional secara berkala.

"Kalau dilihat dari jumlah penyertaan modal dan aset, memang tidak sebanding dengan hasilnya. Itu yang harus kita perbaiki," tegas Adhy.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim dalam waktu dekat akan membentuk tim khusus. Tim ini bertugas membedah secara teknis kondisi internal BUMD-BUMD bermasalah sebelum eksekusi kebijakan atau perombakan manajemen dilakukan.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Ditanya mengenai kepastian perombakan total struktur pengurus, Adhy tidak menampiknya. Ia mengisyaratkan bahwa pergantian direksi memang menjadi opsi mutlak demi menyelamatkan aset daerah.

"Ya, seyogyanya demikian (dirombak). Kami sudah membentuk tim untuk menganalisis itu guna menindaklanjuti rekomendasi Pansus," jelasnya.

Dengan pergantian jajaran Direksi itu nantinya, Pemprov Jatim berharap BUMD dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pedapatan asli daerah (PAD).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC