Sabtu, 07 Nov 2026 22:48 WIB

Apartemen Tak Masuk Raperda Hunian Layak, Pansus DPRD Surabaya Tegaskan Fokus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Des 2025 12:05 WIB
Wakil Ketua Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya Aldy Blaviandy
Wakil Ketua Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya Aldy Blaviandy

selalu.id - Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Hunian Layak DPRD Surabaya memastikan apartemen tidak masuk dalam materi pengaturan. Pembahasan Raperda saat ini hanya mencakup rumah susun, rumah kos, dan rumah sewa.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Perwali Hunian Layak Segera Terbit usai Temuan Kos 6 Lantai

Wakil Ketua Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya Aldy Blaviandy menegaskan, sejak awal Raperda ini merupakan inisiatif DPRD yang berfokus pada pemenuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, khususnya rumah susun.

 

“Kalau apartemen enggak. Karena dari awal hunian layak ini lebih ke rusun,” kata Aldy, Selasa (16/12/2025).

 

Aldy mengakui ruang lingkup pembahasan Raperda sempat melebar setelah Pansus bertemu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dalam pertemuan tersebut, wali kota meminta agar rumah kos dan rumah sewa turut diatur karena dinilai masih berkaitan dengan isu hunian layak.

 

“Waktu bertemu wali kota, beliau menuntut agar sekalian diatur rumah kos dan rumah sewa, karena itu masih satu kesatuan dengan hunian layak,” ungkap Aldy.

 

Meski demikian, Aldy menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan yang mengarah pada pengaturan apartemen. Pansus masih memfokuskan pembahasan pada penyempurnaan pasal-pasal terkait rumah susun, rumah kos, dan rumah sewa.

Baca Juga: Gebrakan DPRD Surabaya Selesaikan Konflik Pengelolaan Apartemen, Pengembang Jangan Main-main

 

“Dari sekarang ini belum ada kaitannya ke apartemen. Dasarnya ini kan perda inisiatif tentang rusun. Cuma sekarang berkepanjangan karena ada titipan aturan rumah kos dan rumah sewa,” jelasnya.

 

Aldy menyebut, pengaturan apartemen berpotensi dibahas melalui regulasi terpisah di masa mendatang karena memerlukan pendekatan dan fokus berbeda.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Godok Aturan Hunian Layak, Ruko Jadi Kos Terancam Ditertibkan

“Kalau apartemen mungkin nanti di berikutnya ada yang mengangkat. Bisa disentralkan di sana. Yang sekarang ini jangan sampai terlalu melebar,” ujarnya.

 

Dalam pembahasan Raperda Hunian Layak, Pansus juga berupaya menyeimbangkan kepentingan penghuni dan pemilik rumah kos agar regulasi yang dihasilkan tidak memberatkan salah satu pihak.

 

“Kita ingin membela penghuni kos, tapi jangan sampai pemilik kos kesusahan. Sebaliknya juga begitu. Jadi kita samakan persepsi untuk menyempurnakan aturan sebelum masuk tahap harmonisasi,” pungkas Aldy.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.