Jumat, 23 Okt 2026 18:02 WIB

Prostitusi Online Marak, DPRD Surabaya Minta Satpol PP Bentuk Cyber Patrol

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Nov 2025 13:45 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

selalu.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi menilai pola penegakan ketertiban di Surabaya perlu mengikuti perkembangan teknologi. Ia menyebut praktik prostitusi berbasis aplikasi semakin marak dan tidak lagi dapat ditindak hanya melalui razia manual.

 

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

“Surabaya ini sudah smart city, maka keamanannya juga harus mengimbangi dengan pendekatan yang lebih cerdas,” ujar Kahfi di DPRD Surabaya, Rabu (25/11/2025).

 

Ia mengatakan aktivitas prostitusi online melalui aplikasi seperti MiChat, Telegram dan platform lain kerap tidak terpantau secara fisik. Namun aktivitas tersebut dinilai aktif di ruang digital.

 

“Banyak aktivitas yang tidak terlihat di permukaan, tapi sangat aktif di dunia digital. Satpol PP perlu punya tim yang bisa membaca pola itu,” tegas legislator Gerindra tersebut.

 

Kahfi mendorong Satpol PP membentuk unit pemantauan siber untuk memetakan titik rawan dan mendukung penindakan pelanggaran Perda di lapangan. Ia memastikan langkah itu tidak menabrak kewenangan kepolisian.

 

“Tim ini tidak melakukan penyidikan, tapi mengumpulkan bukti awal dan mendukung operasi lapangan sehingga penindakan bisa lebih presisi,” jelasnya.

 

Ia turut menyoroti kos dan apartemen yang berubah fungsi menjadi tempat short time serta memfasilitasi transaksi dari aplikasi online.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

“Kos-kosan berubah jadi hotel short time? Pemiliknya harus tanggung jawab. Terbukti membiarkan, cabut izin usahanya,” ucapnya.

 

Kahfi menekankan penegakan tidak boleh lagi hanya bergantung pada laporan warga atau kejadian viral. Pemanfaatan teknologi smart city disebutnya perlu dioptimalkan.

 

“Tidak lagi nunggu laporan atau nunggu viral. Kalau sudah terdata dan terlihat pola pelanggarannya ya langsung tindak,” katanya.

 

Surabaya dinilai memiliki modal teknologi seperti Command Center 112, CCTV analytic dan integrasi data perizinan yang bisa mendukung pengawasan.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

 

“Kita sudah punya modal teknologi, tinggal bagaimana itu dioptimalkan untuk menjaga kota dari praktik seperti ini,” ujarnya.

 

Ia berharap pembentukan unit pemantauan siber menjadi bagian dari penguatan smart city Surabaya untuk menjaga ketertiban dan keamanan kota.

 

“Kalau pola pelanggarannya berkembang, maka penegakannya juga harus ikut berkembang. Ini soal menjaga kota tetap aman dan tertib,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.