Minggu, 06 Sep 2026 05:56 WIB

Pikat Ribuan Penonton, Mojo Batik Festival Jadi Magnet Wisata di Mojokerto

Salah satu penampil di Mojo Batik Featival
Salah satu penampil di Mojo Batik Featival

selalu.id - Mojo Batik Festival 2025 di Kota Mojokerto kembali memikat ribuan pengunjung. Festival yang sudah memasuki tahun ke 9 ini menjadi magnet budaya dengan deretan karya batik para perajin lokal dan penampilan para desainer dari berbagai daerah.

‎Dengan mengusung tema "Canting Bahari Mojopahit" Mojo Batik Festival tahun ini digelar di Ampiteater Taman Bahari Mojopahit (TBM), Sabtu (22/11) malam dan berlangsung super meriah dengan parade batik Kota Mojokerto yang dikemas dalam fashion show oleh duta wisata dari 23 Kabupaten/kota Se Jawa Timur, hingga penampilan Donnie Sibarani yang membakar suasana malam.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan bahwa Mojo Batik Festival bukan sekadar parade fashion, tetapi juga bentuk penegasan identitas Kota Mojokerto.

"Melalui Mojo Batik Festival ini kita ingin meneguhkan kembali Mojokerto adalah kota budaya, kota kreatif, dan sekaligus kota yang memiliki karakter dalam pelestarian warisan leluhur kita,” tuturnya.

Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini juga menekankan bahwa batik Mojokerto bukan hanya industri, tetapi warisan penuh nilai. Keindahan motif, kedalaman makna, dan kehalusan karya yang diukir oleh para pengrajin di atas selembar kain menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat Kota Mojokerto dapat berkembang menjadi kekuatan yang nyata.

"Maka Izinkan malam hari ini saya menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 30 pengrajin batik Kota Mojokerto,” tuturnya.

Ia menyebut batik Mojokerto memiliki akar sejarah kuat. Batik bukan hanya menjadi produk ekonomi tetapi menjadi hasil karya budaya yang mengandung identitas, filosofi kehidupan, dan juga sejarah panjang Kota Mojokerto serta kejayaan Majapahit.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Ning Ita juga menegaskan pentingnya peran generasi muda untuk meneruskan kejayaan batik lokal. Dikatakan bahwa masa depan batik tidak hanya ada di tangan para maestro tetapi di tangan pemuda-pemuda yang menjadi generasi penerus bangsa untuk terus mencipta, berinovasi, dan membawa batik Mojokerto mendunia.

“Kami ingin memastikan batik bukan hanya lestari tetapi juga mampu menghidupi para pengrajin batik yang ada di Kota Mojokerto sekaligus menjadi sumber kemandirian ekonomi dan kebanggaan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Lewat festival ini, Ning Ita turut menyerukan kebanggaan terhadap produk lokal. “Saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bangga menggunakan batik Kota Mojokerto, bangga membeli produk UMKM Kota Mojokerto, serta bangga menjadi bagian dari Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pengundian bagi pemenang Mojo Shop Fiesta 2025, UMK berprestasi serta Kepala OPD favorit yang mengikuti lomba foto batik.

“Semoga festival ini bisa memberikan manfaat seluas-luasnya untuk menjadi pengungkit peningkatan ekonomi masyarakat dan membawa nama Kota Mojokerto semakin harum," pungkas Ning Ita.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.