Senin, 19 Okt 2026 06:29 WIB

Arif Fathoni Puji Gaya Kolaboratif Wali Kota Eri Tuntaskan Kasus Eigendom: Bergerak, Senyap, Konkret

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Nov 2025 13:18 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni memuji gaya kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam memperjuangkan penyelesaian kasus tanah Eigendom Verponding yang selama puluhan tahun membebani ribuan warga.

 

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Fathoni menyatakan keberanian Eri memimpin langsung proses advokasi hingga tingkat pemerintah pusat menjadi faktor yang membuka kembali jalan penyelesaian yang sebelumnya mandek.

 

Pernyataan itu disampaikan setelah ia mendampingi Wali Kota Eri dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI pada Selasa 18 November 2025. Rapat tersebut juga dihadiri Kementerian ATR BPN dan membahas status lahan Eigendom seluas 541 hektare yang dihuni sekitar 100.000 jiwa di lima kelurahan. Warga telah menempati lahan tersebut sejak 1942. Proses pengurusan hak atas tanah selama bertahun-tahun terhambat oleh klaim aset Pertamina.

 

Menurut Fathoni, kehadiran Wali Kota Eri bersama Wakil Ketua DPR RI Adis Kadir menunjukkan pola kepemimpinan yang kolaboratif dan berpihak kepada warga.

 

“Ini kolaborasi rawi rantas khas Arek Suroboyo. Wali Kota Eri tidak membiarkan warga berjalan sendiri. Hasilnya, Komisi II DPR RI meminta ATR BPN segera menyelesaikan persoalan klaim Eigendom Verponding,” kata Fathoni.

 

Ia menyebut keputusan Komisi II DPR RI sebagai perkembangan positif bagi warga. Selama ini BPN Kota Surabaya kerap memblokir permohonan warga terkait pengurusan hak karena adanya surat klaim dari Pertamina.

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

 

“Dalam rapat itu disimpulkan bahwa BPN Kota Surabaya harus melayani permohonan hak warga. Ini terobosan besar setelah bertahun-tahun terhenti,” ujarnya.

 

Fathoni menilai gaya kepemimpinan Eri mencerminkan filosofi Jawa menang tanpa ngasoraki. Menurutnya, Eri memilih pendekatan yang tidak menimbulkan kegaduhan publik tetapi mampu menghasilkan kemajuan.

 

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

“Beliau bergerak pelan dan senyap, tapi hasilnya konkret. Kolaborasi seperti ini akhirnya memberi kejelasan bagi warga,” ujar Fathoni.

 

Ia menambahkan bahwa langkah berikutnya adalah pelaksanaan RDP lanjutan yang menghadirkan langsung pihak Pertamina. Pertemuan itu dinilai menjadi tahap penentu menuju penyelesaian final bagi puluhan ribu warga yang menunggu kepastian status tanah mereka.

 

“Ini tahap yang paling menentukan,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.