Minggu, 19 Jul 2026 21:49 WIB

Arif Fathoni Puji Gaya Kolaboratif Wali Kota Eri Tuntaskan Kasus Eigendom: Bergerak, Senyap, Konkret

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Nov 2025 13:18 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni memuji gaya kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam memperjuangkan penyelesaian kasus tanah Eigendom Verponding yang selama puluhan tahun membebani ribuan warga.

 

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Fathoni menyatakan keberanian Eri memimpin langsung proses advokasi hingga tingkat pemerintah pusat menjadi faktor yang membuka kembali jalan penyelesaian yang sebelumnya mandek.

 

Pernyataan itu disampaikan setelah ia mendampingi Wali Kota Eri dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI pada Selasa 18 November 2025. Rapat tersebut juga dihadiri Kementerian ATR BPN dan membahas status lahan Eigendom seluas 541 hektare yang dihuni sekitar 100.000 jiwa di lima kelurahan. Warga telah menempati lahan tersebut sejak 1942. Proses pengurusan hak atas tanah selama bertahun-tahun terhambat oleh klaim aset Pertamina.

 

Menurut Fathoni, kehadiran Wali Kota Eri bersama Wakil Ketua DPR RI Adis Kadir menunjukkan pola kepemimpinan yang kolaboratif dan berpihak kepada warga.

 

“Ini kolaborasi rawi rantas khas Arek Suroboyo. Wali Kota Eri tidak membiarkan warga berjalan sendiri. Hasilnya, Komisi II DPR RI meminta ATR BPN segera menyelesaikan persoalan klaim Eigendom Verponding,” kata Fathoni.

 

Ia menyebut keputusan Komisi II DPR RI sebagai perkembangan positif bagi warga. Selama ini BPN Kota Surabaya kerap memblokir permohonan warga terkait pengurusan hak karena adanya surat klaim dari Pertamina.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

 

“Dalam rapat itu disimpulkan bahwa BPN Kota Surabaya harus melayani permohonan hak warga. Ini terobosan besar setelah bertahun-tahun terhenti,” ujarnya.

 

Fathoni menilai gaya kepemimpinan Eri mencerminkan filosofi Jawa menang tanpa ngasoraki. Menurutnya, Eri memilih pendekatan yang tidak menimbulkan kegaduhan publik tetapi mampu menghasilkan kemajuan.

 

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

“Beliau bergerak pelan dan senyap, tapi hasilnya konkret. Kolaborasi seperti ini akhirnya memberi kejelasan bagi warga,” ujar Fathoni.

 

Ia menambahkan bahwa langkah berikutnya adalah pelaksanaan RDP lanjutan yang menghadirkan langsung pihak Pertamina. Pertemuan itu dinilai menjadi tahap penentu menuju penyelesaian final bagi puluhan ribu warga yang menunggu kepastian status tanah mereka.

 

“Ini tahap yang paling menentukan,” tegasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.